KBPP Polri Minta Penyampaian Aspirasi Dilakukan Tertib, Bimo Suryono: Polisi Juga Rakyat

Admin · 23 Agu 2026, 10:07 WIB · 57 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
KBPP Polri Minta Penyampaian Aspirasi Dilakukan Tertib, Bimo Suryono: Polisi Juga Rakyat

JAKARTA, java66news.com — Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri periode 2026–2031, AH Bimo Suryono, menegaskan pentingnya menjaga etika, kesopanan, dan ketertiban umum dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Hal tersebut disampaikan Bimo Suryono dalam keterangan khususnya kepada java66news.com, Sabtu (22/8/2026), merespons dinamika aksi demonstrasi yang diwarnai ucapan bernada penghinaan terhadap anggota kepolisian pada Selasa (18/8/2026) lalu.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Bimo menyampaikan bahwa kritik terhadap pemerintah maupun kebijakan publik merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab tanpa melanggar hak orang lain.

“Saya memahami masyarakat mempunyai hak untuk menyampaikan aspirasi, tetapi tolong dilakukan dengan sopan, santun, dan tetap menjaga etika. Jangan karena berbeda pendapat kemudian martabat orang lain dihina,” ujar Bimo kepada java66news.com.

Ia mengingatkan bahwa aparat Polri yang bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa adalah bagian dari masyarakat yang sedang menjalankan amanat negara. Menurutnya, jika terdapat oknum anggota yang diduga melakukan pelanggaran, masyarakat sebaiknya menempuh saluran hukum resmi daripada merendahkan institusi secara keseluruhan.

“Polisi bukan musuh rakyat. Polisi juga rakyat. Kalau ada anggota polisi yang melakukan kesalahan, kritik dan laporkan melalui mekanisme hukum. Tetapi jangan seluruh institusi dihina,” tegasnya.

Di sisi lain, KBPP Polri juga mendorong jajaran kepolisian untuk terus mengedepankan pendekatan profesional, persuasif, dan proporsional dalam mengawal setiap aksi massa. Pengamanan di lapangan diharapkan tetap menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) serta hukum yang berlaku.

Bimo berharap seluruh elemen—baik peserta aksi, pemerintah, maupun aparat keamanan—dapat saling menghormati peran masing-masing agar iklim demokrasi di Indonesia tetap berjalan kondusif dan tertib. (Ham/Ebs)

57 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *