Dorong Literasi Anak Usia Dini, KKN Unusa Hadirkan Pojok Baca di TK Tunas Adipura Wonorejo

Admin · 4 Agu 2026, 18:06 WIB · 89 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Dorong Literasi Anak Usia Dini, KKN Unusa Hadirkan Pojok Baca di TK Tunas Adipura Wonorejo

SURABAYA – java66news.com Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 28 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar rangkaian program pemberdayaan masyarakat di RW 05, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung sejak 24 Juli hingga 14 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari KKN ke-11 Unusa.

Tahun ini, Unusa mengusung tema “Unusa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Transformasi Kesehatan, Pendidikan, dan Bisnis Digital Berkelanjutan.” Sebanyak 18 mahasiswa dari pelbagai program studi—meliputi Keperawatan, Kedokteran, Gizi, Manajemen, Kebidanan, Analis Kesehatan, PGSD, Sistem Informasi, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi, hingga Pendidikan Bahasa Inggris—diterjunkan langsung untuk merealisasikan program kerja (proker) edukatif dan sosial.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Pada 3–4 Agustus 2026, mahasiswa KKN Unusa berkolaborasi dengan TK Tunas Adipura Wonorejo untuk menyelenggarakan lomba mewarnai, pendampingan pembelajaran, serta pembentukan Pojok Baca.

Kepala Sekolah TK Tunas Adipura, Dwi Wahyuni, mengapresiasi hadirnya fasilitas Pojok Baca tersebut. Menurutnya, inovasi ini sangat efektif membantu tumbuh kembang anak usia dini.

“Pojok baca ini sangat efektif untuk pembelajaran anak usia TK. Mereka dilatih dan diarahkan untuk mengenal huruf, angka, serta benda-benda di sekitar mereka. Output yang didapatkan tentu anak-anak bisa lebih cepat membaca dan menulis,” ujar Dwi Wahyuni kepada java66news.com, Selasa (4/8/2026).

 

Dwi Wahyuni yang telah mengabdi di TK Tunas Adipura sejak 2005 ini menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga.

 

“Kunci keberhasilan siswa tidak hanya pada peran guru, tetapi peran orang tua dan lingkungan sangat menentukan dalam membentuk karakter anak. Sehebat apa pun guru mendidik, jika orang tua hanya menyerahkan sepenuhnya tanpa mendampingi, akan sangat sulit bagi anak untuk menyerap ilmu secara maksimal,” tegasnya.

Meski memanfaatkan lantai bawah Balai RW 05 untuk kegiatan belajar-mengajar, TK di bawah naungan Yayasan Tunas Adipura ini sarat akan prestasi. Di antaranya meraih Juara Harapan 1 Drumband tingkat Surabaya, Juara Tari Kreasi Baru 2025, hingga menyabet Tropi Favorit 1 Lomba Menyanyi tingkat Surabaya.

Ketua RW 05 Wonorejo, Susanti, yang turut hadir menyaksikan penyerahan hadiah lomba mewarnai bagi kelas A dan B, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan literasi ini. Namun, ia juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana yang ada. Sebab, gedung Balai RW tersebut digunakan secara bergantian untuk TK pada pagi hari dan PAUD pada siang hari.

“Keterbatasan tempat membuat lemari buku dan area membaca menjadi sangat terbatas. Kami berharap ke depannya pemerintah lebih memperhatikan jumlah dan koleksi buku agar literatur anak-anak makin beragam. Rencana renovasi lantai atas Balai RW 05 diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan tempat membaca dan penyimpanan buku,” jelas Susanti.

Selain fokus pada literasi anak, rangkaian KKN ke-11 Unusa di RW 05 Wonorejo juga mencakup aksi sosial fisik dan kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan lansia pada awal Juli, kerja bakti membersihkan masjid, senam massal, hingga program bimbingan belajar (les) bagi murid SD di wilayah setempat.(Edy/Red)

89 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →