PASURUAN – java66news.com Sebanyak 594 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) mengikuti prosesi Wisuda Santri TPQ Metode Tartila Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH) Kecamatan Grati. Acara khidmat tersebut dipusatkan di TPQ Miftahul Ulum, Dusun Genuan, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Minggu (23/8/2026).
Prosesi wisuda ini menjadi momentum penting dalam mengapresiasi keberhasilan para santri yang telah menyelesaikan tahapan belajar membaca Al-Qur’an dengan metode Tartila.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Grati, di antaranya Camat Grati Hari Hijroh Saputro, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa setempat. Turut hadir pula jajaran pengurus NU Kecamatan Grati, meliputi Rois dan Tanfidziyah Syuriyah MWCNU Grati, Ketua MWCNU Mas Baihaqi Khadmi, perwakilan KUA Grati, Kepala TPQ Miftahul Ulum Ustadz Sunariyo, serta Ketua Panitia H. Hasanuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Fushilat Grati.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Hasanuddin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan lancar. Ia mengapresiasi dedikasi para ustadz dan ustadzah yang telah membimbing para santri hingga mencapai kelulusan metode Tartila.
“Wisuda ini bukan akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan awal bagi para santri untuk terus mendalami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Hasanuddin di sela-sela acara.

Sementara itu, Camat Grati, Hari Hijroh Saputro, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh agama dan pengajar TPQ. Menurutnya, keberadaan TPQ dengan metode Tartila JQH sangat membantu pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah dan bebas dari buta aksara Al-Qur’an.
Acara wisuda berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diwarnai rasa haru dari para orang tua/wali santri yang menyaksikan putra-putri mereka menerima ijazah kelulusan.(Ebs/Puj)
