Abuyya M. Hasan Syaibah: Kedermawanan dan Kesabaran adalah Ciri Ahli Surga yang Berjalan di Bum

Admin · 29 Jul 2026, 05:49 WIB · 41 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Abuyya M. Hasan Syaibah: Kedermawanan dan Kesabaran adalah Ciri Ahli Surga yang Berjalan di Bum

PASURUAN, java66news.com – Kehidupan spiritual dan sosial yang harmonis tidak dapat dipisahkan dari peran nyata individu-individu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Nilai kedermawanan ini tidak hanya berdampak pada hubungan vertikal kepada Sang Pencipta, melainkan juga menjadi motor penggerak pembangunan fasilitas publik dan keagamaan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Abuyya M. Hasan Syaibah, saat memberikan tausiyah di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (29/7/2026). Beliau memaparkan betapa mulianya kedudukan orang yang ahli sedekah di sisi Allah SWT.

“Entah kenapa Allah SWT begitu mencintai orang yang ahli sedekah atau dermawan. Bahkan kedudukan orang dermawan mendapat tempat yang mulia di akhirat dengan masuk surga lebih dahulu,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Menurut beliau, salah satu alasan utamanya adalah karena kontribusi nyata para dermawan dalam mendukung infrastruktur pendidikan, pondok pesantren, masjid, serta tempat ibadah lainnya. Melalui bantuan tersebut, sarana fisik dapat terbangun dengan baik sehingga para pencari ilmu dan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk.

“Itu semua adalah berkah dari para dermawan. Sungguh ibadah dermawan bisa mengambil hati Allah SWT, bahkan mereka lebih dicintai daripada ahli ilmu dan ahli ibadah tetapi bakhil (kikir),” lanjutnya.

Lebih lanjut, Abuyya M. Hasan Syaibah memberikan pesan mendalam mengenai tanda-tanda kemuliaan seseorang semasa hidup. Beliau mengutip pandangan para ulama mengenai cerminan sifat penghuni surga.

“Ulama mengatakan, kalau kau ingin melihat ahli surga yang masih hidup, lihatlah kedermawanannya dan kesabarnya. Kedua sifat itulah yang membuat Allah jatuh cinta kepada hamba-Nya, sehingga Allah memprioritaskan keduanya dengan mudah meraih rida-Nya,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah tersebut.

Beliau juga menambahkan bahwa sifat dermawan akan mendekatkan seseorang kepada Allah, sesama manusia, dan surga, sekaligus menjauhkannya dari neraka. Sebaliknya, sifat bakhil atau kikir justru menjauhkan manusia dari keberkahan. Terlebih lagi, pelaksanaan sedekah sirri (secara rahasia) disebut memiliki keutamaan besar karena dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT.

Di akhir penyampaiannya, Abuyya M. Hasan Syaibah mengingatkan masyarakat bahwa ibadah sedekah sejatinya terasa berat jika tidak diajarkan dan dibiasakan sejak dini. Beliau menekankan bahwa berberbagi tidak harus menunggu hingga seseorang menjadi kaya raya.

“Sedekah itu tidak menunggu kaya. Yang terpenting adalah ada niat dan semangat, pasti Allah akan memberi jalannya rezeki,” pungkasnya.

(SNA/Red)

41 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →