PASURUAN, java66news.com – Guna meningkatkan mutu pelayanan dan mempermudah akses informasi, SMPN 2 Tutur resmi menghadirkan sebuah terobosan baru berbasis teknologi digital lewat aplikasi terpadu bernama SMART SIPINTAR.
Aplikasi inovatif ini menggabungkan dua sistem utama yang dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem digital sekolah, yakni SMART (Sistem Manajemen Administrasi Terpadu) dan SIPINTAR (Sistem Pintu Belajar).
Kepala Sekolah SMPN 2 Tutur, En Alamin, S.Pd., menjelaskan bahwa kehadiran platform ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam menjawab tantangan era digitalisasi pendidikan.
“Melalui integrasi dua sistem ini, kami ingin memastikan manajemen sekolah berjalan lebih efektif dan efisien, sekaligus memberikan ruang belajar yang interaktif bagi siswa,” ujar En Alamin saat memberikan keterangan kepada java66news.com, Sabtu (25/7/2026).
Fokus Manajemen dan Pembelajaran yang Terintegrasi
Lebih lanjut, En Alamin menjabarkan pembagian fungsi dari aplikasi terintegrasi tersebut:
Fitur SMART: Difokuskan secara penuh untuk mendukung sistem manajemen dan tata kelola administrasi internal sekolah agar lebih rapi, terstruktur, dan paperless.
Fitur SIPINTAR: Berperan sebagai pusat pembelajaran (learning management system) bagi para siswa, memudahkan mereka mengakses materi, memantau nilai, hingga memetakan capaian prestasi akademik.
Dalam implementasinya, aplikasi ini menampilkan antarmuka digital yang memuat profil data siswa lengkap—seperti NISN dan nomor induk—serta rekapitulasi performa siswa yang mencakup grafik kehadiran, rata-rata nilai, jurnal sikap, hingga catatan bimbingan.

Pantau Real-Time, Wali Murid Lebih Tenang
Keunggulan utama dari aplikasi SMART SIPINTAR ini adalah tersedianya akses khusus bagi orang tua atau wali murid. Sistem ini memungkinkan para orang tua memantau perkembangan anak-anak mereka di sekolah secara real-time langsung dari gawai masing-masing.
Melalui fitur presensi harian, misalnya, wali murid dapat langsung mengetahui jam kedatangan dan jam pulang anak secara akurat, lengkap dengan status kehadiran hari itu.
“Dengan adanya pemantauan real-time ini, sinergi antara pihak sekolah dan orang tua akan terjalin lebih kuat. Orang tua tidak perlu lagi cemas atau menebak-nebak aktivitas anaknya di sekolah, karena semua informasi nilai, sikap, dan kehadiran kini berada di genggaman mereka,” pungkas En Alamin.
Langkah digitalisasi yang ditempuh oleh SMPN 2 Tutur ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Pasuruan untuk terus berinovasi demi melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter di era modern. (J66/Red)
