Festival Bambu Chapter 3: DLHP Magetan Terjunkan Tim ‘Less Waste Event’ Demi Jaga Kebersihan Lingkungan

Admin · 21 Jun 2026, 05:31 WIB · 48 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Festival Bambu Chapter 3: DLHP Magetan Terjunkan Tim ‘Less Waste Event’ Demi Jaga Kebersihan Lingkungan

MAGETAN, (java66news.com) – Pelaksanaan event bergengsi Festival Bambu Chapter 3 di Kabupaten Magetan tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas dan peningkatan ekonomi, melainkan juga menjadi momentum penting dalam menegakkan kedisiplinan pengelolaan lingkungan. Dalam festival ini, seluruh pedagang maupun pengunjung diwajibkan secara mutlak untuk menjaga kebersihan dan dilarang keras membuang sampah sembarangan.

Aturan ketat tersebut diselaraskan dengan ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Berdasarkan regulasi ini, setiap pedagang yang menggelar lapaknya di area festival wajib menampung dan mengumpulkan seluruh sampah yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan mereka, untuk kemudian ditempatkan ke dalam tempat sampah yang telah disediakan oleh panitia.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Guna memastikan aturan ini berjalan optimal di lapangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan tidak tinggal diam. Lembaga kedinasan ini secara khusus menerjunkan tim khusus yang dinamakan tim “Less Waste Event”.

Kepada java66news.com, Kabid PSLB3 (Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun) DLHP Kabupaten Magetan, Eny Purwanti, S.P., M.Si menuturkan bahwa tim ini bertugas secara proaktif melakukan edukasi langsung kepada para pedagang dan pengunjung sepanjang berlangsungnya acara.

“Tim Less Waste Event kami tugaskan untuk melakukan edukasi terhadap pedagang dan pengunjung agar menjaga kebersihan tempat dan tidak membuang sampah sembarangan selama event berlangsung. Karena kita tahu Magetan itu sudah bersih, dan kita harus senantiasa untuk menjaga dan tidak merusak hal tersebut,” tutur Eny Purwanti, Sabtu (20/6/2026).

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Bu Eny ini juga menekankan pentingnya pergeseran paradigma masyarakat terkait penanganan kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan menjaga wajah Magetan yang asri dan bersih tidak bisa hanya digantungkan pada pundak para petugas kebersihan semata.

“Kami juga menambahkan dan mengimbau bahwa kebersihan itu merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya sekadar mengandalkan petugas kebersihan saja,” tegasnya.

Melalui langkah kolaboratif dan edukatif ini, Festival Bambu Chapter 3 diharapkan mampu menjadi percontohan (role model) pelaksanaan event publik yang ramah lingkungan dan minim sampah di Kabupaten Magetan ke depannya. (Had/Red)

48 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →