Kinerja Operasional Melejit, Arus Petikemas TPS Surabaya Tumbuh Positif Sepanjang Juni 2026

Admin · 16 Jul 2026, 09:44 WIB · 42 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Kinerja Operasional Melejit, Arus Petikemas TPS Surabaya Tumbuh Positif Sepanjang Juni 2026

SURABAYA, java66news.com – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) sukses mencatatkan capaian impresif pada kinerja operasional bulanannya. Memasuki bulan Juni 2026, arus petikemas di anak usaha Pelindo Terminal Peti Kemas (Pelindo TPK) ini dilaporkan tetap tumbuh kokoh sebesar 5,06% secara bulanan (month-on-month).

Berdasarkan data operasional terbaru, volume petikemas di TPS melonjak signifikan dari 111 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) pada Mei 2026 menjadi 116 ribu TEUs di bulan Juni 2026.

Pertumbuhan yang sehat ini juga tercermin jelas dari sektor perdagangan internasional. Arus ekspor melalui TPS tercatat naik tajam hingga 10,14%, yaitu dari 51 ribu TEUs meningkat menjadi 57 ribu TEUs. Sementara itu, volume impor juga menunjukkan grafik positif dengan kenaikan 0,26% dibanding bulan sebelumnya, mencapai angka 59 ribu TEUs.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Resiliensi di Tengah Dinamika dan Transformasi

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pelanggan serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan. Dukungan kokoh inilah yang dinilai menjadi kunci utama TPS dalam menjaga stabilitas kinerja operasional di tengah dinamika industri saat ini.

“Pertumbuhan arus petikemas pada Juni 2026 secara month-on-month ini merupakan hasil kolaborasi yang harmonis antara TPS dengan segenap pelanggan dan pemangku kepentingan,” ujar Erika dalam keterangan resminya.

Erika menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid menjadi strategi utama dalam menghadapi tantangan transisi operasional. Saat ini, TPS tengah melakukan proses transformasi dan peremajaan alat bongkar muat utama secara bertahap, termasuk kedatangan serta pengoperasian 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) dan 4 unit Electric Container Crane (E-CC).

Meskipun memerlukan penyesuaian operasional, TPS berkomitmen penuh untuk meminimalkan potensi disrupsi agar kualitas layanan kepada pelanggan tetap berada di level optimal. Langkah ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat daya saing, kapasitas, serta produktivitas terminal.

“Kami optimistis setelah masa transisi ini terlewati, kinerja operasional akan semakin meningkat sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pengguna jasa maupun pemangku kepentingan,” tegas Erika optimis.

Kuasai 83% Pangsa Pasar, Layanan TPS Diapresiasi Pelaku Logistik

Konsistensi pelayanan prima yang ditunjukkan oleh TPS menorehkan apresiasi positif dari kalangan pelaku logistik dan kepelabuhanan. Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Husni, secara terbuka memuji komitmen modernisasi yang diusung oleh TPS.

Husni menilai upaya transformasi digital dan peralatan yang dilakukan TPS telah memberikan kontribusi nyata terhadap kelancaran arus logistik serta peningkatan efisiensi layanan petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kami melihat komitmen TPS dalam melakukan transformasi operasional dan modernisasi peralatan sebagai langkah yang tepat untuk meningkatkan daya saing pelabuhan. ALFI Jawa Timur berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik dapat terus diperkuat guna mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan perdagangan nasional,” ungkap Husni.

Komitmen tinggi TPS dalam menggenjot produktivitas juga dibuktikan melalui angka riil di lapangan. Sepanjang dua bulan pertama tahun 2026, rata-rata kinerja bongkar muat di TPS sukses mencapai 51 box/ship/hour. Angka performa ini melampaui standar minimum yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui KSOP Utama Tanjung Perak, yakni sebesar 48 box/ship/hour.

Dengan performa operasional yang di atas rata-rata tersebut, TPS sukses mengukuhkan dominasinya di pasar internasional dengan menguasai 83% pangsa pasar (market share) petikemas internasional di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.(Edy/J66/Red)

42 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →