LUMAJANG, (java66news.com) – Menyambut Hari Raya Idul Adha, berbagai daerah di Indonesia selalu punya cara unik untuk mengekspresikan rasa syukur dan suka cita. Salah satu tradisi yang paling mencuri perhatian warga belakangan ini terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Bukan sekadar disembelih, hewan-hewan kurban di daerah ini diperlakukan bak “pengantin” atau peserta karnaval sebelum hari H penyembelihan.
Tampil Cantik dengan Bedak dan Lipstik
Jika biasanya hewan kurban dibiarkan di dalam kandang atau diikat di halaman masjid, warga di salah satu kampung di Lumajang ini justru sibuk mendandani kambing-kambing mereka.
Sebelum diarak, kambing kurban jenis etawa maupun kambing lokal dimandikan hingga bersih. Tak tanggung-tanggung, bulu mereka disisir rapi, diberi wewangian, bahkan diberi hiasan bunga, kain warna-warni, hingga riasan wajah layaknya maskot karnaval.
“Ini sudah jadi tradisi turun-temurun di kampung kami. Tujuannya sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur karena kita masih diberi rezeki untuk berkurban tahun ini. Jadi hewan kurbannya harus tampil terbaik dan bersih,” ujar salah seorang warga setempat.
Diarak Keliling Kampung Jadi Tontonan Warga
Setelah selesai bersolek, keseruan pun dimulai. Puluhan kambing kurban ini diarak keliling kampung oleh pemiliknya dan para pemuda setempat.
Suasana makin meriah karena rombongan arak-arakkan ini kerap diiringi oleh musik tradisional atau selawatan. Warga dari anak-anak hingga orang dewasa tampak memadati sepanjang pinggir jalan untuk menyaksikan “karnaval kambing” yang mengocok perut sekaligus menghibur ini.
Bagi warga setempat, tradisi ini memiliki beberapa makna penting:
Bentuk Rasa Syukur: Mengagungkan syiar Islam dan ibadah kurban dengan penuh suka cita.
Ajang Silaturahmi: Mengumpulkan warga kampung dalam satu kegiatan positif sebelum pelaksanaan ibadah salat Idul Adha.
Edukasi Anak-Anak: Mengenalkan ibadah kurban kepada generasi muda dengan cara yang menyenangkan dan membekas di ingatan.
Setelah puas diarak keliling kampung, kambing-kambing gemas ini kemudian dibawa ke tempat penampungan sementara atau halaman masjid terdekat untuk diserahkan kepada panitia kurban, siap untuk disembelih keesokan harinya.
Bagaimana dengan daerahmu? Apakah ada tradisi yang tak kalah unik dalam menyambut Idul Adha tahun ini?(Red)
