Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah Pasuruan: Restu Ibu adalah Resep Jitu Sukses Dunia Nyata

Admin · 10 Jul 2026, 21:06 WIB · 21 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah Pasuruan: Restu Ibu adalah Resep Jitu Sukses Dunia Nyata

PASURUAN, java66news.com — Kunci kesuksesan sejati di dunia nyata sering kali dicari melalui kerja keras tanpa henti. Namun, banyak orang melupakan satu formula paling ampuh yang berada di dalam rumah mereka sendiri, yaitu berbakti kepada orang tua, khususnya ibu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Abuyya M. Hasan Syaibah, Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, saat memberikan pesan mendalam kepada media java66news.com pada Jumat (10/7/2026).

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Menurut Abuyya, dalam realitas kehidupan, orang-orang yang meraih kesuksesan hakiki adalah mereka yang patuh dan berbakti kepada orang tua, terlepas apa pun latar belakang agama mereka. Terlebih dalam ajaran Islam, sosok ibu menempati posisi yang sangat mulia sebagai simbol kesuksesan bagi anak yang berbakti.

“Bagi yang orang tuanya masih hidup, berbaktilah semaksimal mungkin. Pasti suksesmu akan dimaksimalkan oleh Allah SWT. Selama hidupmu, jangan sekali-kali tidak pernah mencium telapak kaki ibumu. Benar sekali bahwa surga itu berada di telapak kaki ibu,” tutur Abuyya M. Hasan Syaibah.

Beliau juga menyoroti fenomena masyarakat modern yang kerap kali mengalami jalan buntu dalam menghadapi kesulitan hidup. Banyak orang membanting tulang siang dan malam serta memeras otak demi mencari resep sukses, namun kehidupan mereka tidak kunjung berubah.

“Mereka lupa di rumahnya ada resep jitu anti gagal, yaitu restu dan doa ibu. Perlakukan ibumu sebagai ratu dan ayahmu sebagai raja, maka pasti hidupmu akan sukses,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Abuyya mengingatkan agar seorang anak tidak terburu-buru meminta doa kepada orang lain, bahkan kepada seorang wali sekalipun, sebelum mengutamakan rida dari orang tua sendiri. Menurutnya, doa dari pihak lain tidak akan ijabah (terkabul) tanpa adanya rida orang tua.

Sebagai penutup, Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah ini menekankan sebuah esensi penting mengenai balasan amal di dunia. Beliau menyatakan bahwa tidak ada pahala yang langsung dibalas secara tunai di dunia ini, kecuali pahala dari berbakti kepada kedua orang tua. (SNA/Red)

21 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →