MIMIKA, java66news.com – Dalam upaya merespons dampak bencana alam, Relawan Mimika Respon Cepat (MRC) bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mimika menjalin kolaborasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau Mimika untuk mendirikan Posko Bersama Peduli Gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (21/8/2026).
Pendirian posko ini bertujuan memfasilitasi serta mewadahi kepedulian seluruh masyarakat Mimika yang ingin menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di wilayah NTT.
Komandan Mimika Respon Cepat (MRC) sekaligus Waka II BAZNAS Timika Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Kebencanaan, Agung Arie Perdhana, menyampaikan bahwa posko tersebut terbuka menerima berbagai bantuan logistik darurat dari masyarakat.
“Posko Bersama ini didirikan untuk memfasilitasi niat baik masyarakat Mimika. Bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini mencakup air mineral, beras, sembako, alas tidur, perlengkapan mandi, tikar, hingga terpal,” ujar Agung Arie Perdhana pada Jumat (21/8/2026).
Agung menjelaskan, kebutuhan terpal dan alas tidur menjadi prioritas mendesak mengingat kondisi tempat tinggal warga di lokasi bencana rawan runtuh akibat guncangan gempa susulan yang masih terjadi secara berkala.
“Di NTT gempa terus terjadi, bahkan bisa 3 hingga 4 kali dalam sehari. Oleh karena itu, kebutuhan terpal untuk hunian sementara yang aman sangat mendesak,” jelasnya.

Seluruh donasi logistik yang terkumpul di posko nantinya akan diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau untuk disalurkan langsung ke lokasi terdampak di NTT.
Selain penggalangan bantuan di Mimika, Agung Arie Perdhana menegaskan bahwa personel tim MRC juga telah berada di lapangan. Tim relawan tercatat sudah berada di lokasi bencana Nagekeo sejak H+2 pascabencana guna membantu penanganan darurat dan pendistribusian logistik.(Agn/Ebs)
