Hari Lahir Pancasila, Abuyya M. Hasan Syaibah: Pancasila Adalah Kiblat Dunia dalam Merawat Kemajemukan

Admin · 1 Jun 2026, 19:13 WIB · 41 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Hari Lahir Pancasila, Abuyya M. Hasan Syaibah: Pancasila Adalah Kiblat Dunia dalam Merawat Kemajemukan

PASURUAN – (java66news.com) Tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2026, Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah AL-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah memberikan pandangan mendalam mengenai eksistensi dasar negara Indonesia. Beliau menegaskan bahwa Pancasila telah berhasil membawa Indonesia menjadi rujukan atau kiblat bagi dunia internasional dalam hal menjaga kerukunan di tengah kemajemukan bangsa.

Kepada redaksi java66news.com, Abuyya M. Hasan Syaibah menyampaikan bahwa Pancasila merupakan sebuah kesepakatan kokoh yang meskipun bukan kitab suci yang tidak bisa didebat, namun kesaktiannya dalam menyatukan bangsa telah teruji nyata di panggung sejarah.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Dasar negara dengan lambang garudanya yang berkharisma dan berwibawa bukanlah kitab suci yang tidak bisa dibantah dan direvisi. Tetapi dengan Pancasila, nyatanya Indonesia menjadi referensi kiblat dunia untuk meniru terjaganya kerukunan dalam kemajemukan Suku, Ras, Etnik, Budaya, dan Agama,” ungkap Abuyya M. Hasan Syaibah.

Beliau juga menyoroti keunikan teritorial geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, namun mampu mempertahankan persatuan yang sangat solid. Kondisi ini dinilai sangat menakjubkan jika dibandingkan dengan situasi geopolitik di berbagai belahan dunia lain.

“Walaupun teritorial geografis wilayahnya berpulau-pulau, tetapi kesatuan dan kerukunannya sangat menjaga sungguh menakjubkan. Padahal, banyak negara di luar sana yang wilayahnya tak sebesar Pulau Jawa, tetapi isinya dilanda peperangan yang tiada henti. Maka, jika dikatakan Pancasila itu sakti, hal itu sangatlah benar karena kesaktiannya sudah terbukti dan tidak disangkal lagi,” imbuh beliau menekankan.

Lebih lanjut, tokoh ulama kharismatik asal Pasuruan ini memaparkan latar belakang historis yang membuat Pancasila memiliki kekuatan magis dalam menyatukan bangsa. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari kesucian niat dan integritas para perumusnya terdahulu yang didominasi oleh para Kyai, ulama, santri, serta tokoh negarawan murni.

“Bagaimana tidak (sakti), sebab perumus Pancasila itu didominasi oleh kalangan Santri, Kyai, dan orang-orang negarawan yang tidak terkontaminasi oleh kepentingan politik, organisasi, apalagi kepentingan pribadi. Maka sangat pantaslah hasilnya bisa dinikmati hari ini, walaupun kita akui masih ada kelemahan di sana-sini. Tetapi inilah upaya maksimal dari ijtihad para Kyai,” jelas Pengasuh PP Arrahmah AL-Hasaniyyah tersebut.

Menutup pernyataannya, Abuyya M. Hasan Syaibah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur atas anugerah ideologi yang kokoh ini. Beliau membandingkan Indonesia dengan negara-negara lain yang telah berumur ratusan tahun namun masih didera krisis identitas dalam menetapkan fondasi kebangsaannya.

“Berbahagialah negara kita memiliki dasar yang paten, daripada banyak negara yang umurnya sudah ratusan tahun tapi masih bingung menentukan dasar negara yang pas. Selamat Hari Lahir Pancasila, semoga Indonesia semakin berkah dan jaya. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad,” pungkasnya dengan khidmat.(Red)

41 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →