PASURUAN — java66news.com Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, menyampaikan pesan mendalam mengenai keutamaan (fadhilah) sedekah kepada redaksi java66news.com, Selasa (18/8/2026). Menurut beliau, sedekah memiliki kedudukan yang sangat istimewa hingga menjadi amalan yang paling diharapkan oleh ahli kubur jika diberi kesempatan dihidupkan kembali ke dunia.
Abuyya M. Hasan Syaibah menjelaskan bahwa keagungan sedekah terlihat jelas dari penyesalan orang-orang yang telah meninggal dunia sebagaimana tertera dalam Al-Qur’an (QS. Al-Munafiqun: 10). Dalam ayat tersebut, arwah manusia memohon penangguhan kematian agar dapat bersedekah dan menjadi bagian dari orang-orang saleh.
Pesan Kunci dan Hikmah Sedekah
Keagungan Faedah di Alam Kubur: Ahli ilmu menjelaskan bahwa orang yang telah meninggal tidak menyebut ibadah lain seperti salat, haji, atau umrah saat memohon dihidupkan kembali. Mereka secara khusus menyebut sedekah karena telah menyaksikan langsung besarnya pahala dan manfaat sedekah di alam barzakh.
Naungan di Hari Kiamat: Orang beriman kelak akan berteduh dan bernaung di bawah payung pahala sedekahnya sendiri saat berada di padang mahsyar.
Sedekah Paling Afdal: Waktu sedekah terbaik adalah detik ini—saat napas masih berhembus dan tubuh masih sehat—bukan setelah kematian menjemput atau saat harta telah dibagikan sebagai warisan.
Melawan Hawa Nafsu Kikir: Sedekah adalah ibadah yang bertentangan dengan hawa nafsu manusia yang cenderung kikir. Tidak semua orang bisa menjadi dermawan, kecuali mereka yang memiliki iman teguh dan memahami keutamaan akhirat.
Menutup penyampaiannya, Abuyya M. Hasan Syaibah mengingatkan bahwa Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang dermawan karena derma merupakan sifat yang dicintai-Nya. Mumpung kesempatan hidup masih ada, beliau mengajak seluruh umat Islam untuk memperbanyak sedekah sebelum penyesalan di alam kubur datang melanda.(SNA/Ebs)
