Maknai Kemerdekaan RI Ke-81, Pengasuh PP Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil Ingatkan Pentingnya Kontribusi Positif dan Jauhi Korupsi

Admin · 17 Agu 2026, 17:20 WIB · 37 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Maknai Kemerdekaan RI Ke-81, Pengasuh PP Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil Ingatkan Pentingnya Kontribusi Positif dan Jauhi Korupsi

PASURUAN, java66news.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi momen perenungan penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memaknai arti perjuangan di era modern. Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, menyampaikan pesan mendalam terkait peran generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan, Senin (17/8/2026).

Abuyya M. Hasan Syaibah mengungkapkan bahwa generasi yang lahir di masa pascakemerdekaan memang tidak lagi berjuang mengangkat senjata melawan penjajah. Kendati demikian, bentuk pengabdian kepada tanah air tidak berhenti begitu saja melainkan berpindah ke bentuk kontribusi positif di berbagai bidang kehidupan.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Sangatlah tidak mungkin kita bisa meniru pejuang pahlawan kemerdekaan karena memang kita lahir di era setelah merdeka. Tetapi bukan lantas kita kehabisan ladang untuk memberikan yang terbaik kepada negara,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah. Menurutnya, menjadi warga negara yang baik serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat adalah bentuk jihad dan pengabdian yang sesuai dengan tantangan zaman saat ini.

Ia juga menegaskan pentingnya moralitas dan integritas bagi setiap individu, terutama yang memegang amanah atau jabatan tertentu. Ia mengingatkan agar kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan darah dan air mata para pahlawan tidak dicederai oleh perilaku destruktif seperti penyalahgunaan jabatan dan tindakan korupsi.

“Akan menjadi orang yang rugi dua kali jika kita tidak bisa ikut mengangkat senjata demi kemerdekaan, juga tidak bisa mengisi kemerdekaan dengan hal positif dan bermanfaat. Berdosa sekali kita pada pendiri bangsa yang sudah berjuang hingga kadang tak menikmati kemerdekaan karena gugur di medan perang, kemudian mengisinya dengan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi, apalagi jika sampai korupsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abuyya M. Hasan Syaibah menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat menyatukan tekad untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Cara terbaik untuk berterima kasih kepada para pahlawan adalah dengan bekerja sama mewujudkan “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. (SNA/Ebs)

37 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *