Abuyya M. Hasan Syaibah Ingatkan Para Da’i: Jangan Diserupakan Wajah Rasulullah SAW dengan Ulama

Admin · 14 Agu 2026, 23:40 WIB · 63 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Abuyya M. Hasan Syaibah Ingatkan Para Da’i: Jangan Diserupakan Wajah Rasulullah SAW dengan Ulama

PASURUAN, java66news.com – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, memberikan imbauan penting kepada para penceramah, da’i, habaib, maupun kiai dalam menyampaikan perumpamaan mengenai ketampanan dan keagungan Rasulullah SAW.

Abuyya M. Hasan Syaibah menilai, saat ini kerap terdengar di tengah masyarakat ada segelintir da’i yang menyamakan wajah Rasulullah SAW dengan tokoh atau ulama tertentu karena rasa cinta yang sangat mendalam kepada sosok tersebut Jumat (14/8/2026).

“Sering kali terdengar dari kalangan para da’i, habib, atau kiai saking cintanya pada satu sosok ulama, dengan mengatakan ‘Jika kau ingin melihat wajah Rasulullah, lihatlah wajah si Fulan’. Hingga begitu banyak ulama/tokoh yang diserupakan dengan wajah Rasulullah. Terkesan Rasulullah dengan seribu wajah,” ungkap Abuyya M. Hasan Syaibah kepada java66news.com.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Kemuliaan Fisik Nabi yang Tak Tertandingi

Abuyya menjelaskan bahwa perumpamaan (tamsil) sedemikian rupa sangatlah kurang tepat. Beliau mencontohkan kisah Nabi Yusuf AS yang dikenal sangat tampan hingga membuat wanita-wanita Mesir terperangah. Namun, ketampanan Nabi Yusuf AS pun sebenarnya tidak sebanding dengan keagungan dan kesempurnaan paras Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, menyamakan wajah Nabi Muhammad SAW dengan wajah manusia atau ulama mana pun dipandang dapat menurunkan derajat keagungan beliau.

“Sangatlah naif, bahkan turun derajat Rasulullah jika wajahnya diserupakan dengan yang lain. Wajah Rasulullah tidak bisa digambarkan dengan siapa pun atau apa pun,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Abuyya, para sahabat Nabi SAW sendiri secara historis kesulitan untuk menggambarkan keaslian dan kemuliaan paras Rasulullah SAW secara sempurna.

Teladani Akhlak dan Adab Rasulullah

Guna menghindari kesalahpahaman aqidah dan menjaga kehormatan Rasulullah SAW, Abuyya M. Hasan Syaibah menyarankan agar para penceramah lebih berfokus pada penyerupaan sifat, karakter, serta akhlak terpuji beliau.

“Bolehlah jika ingin menamsilkan Rasulullah, jangan dengan wajahnya, tetapi dengan karakter, akhlak, adab, dan budi pekertinya. Itulah yang tepat,” tutup Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah tersebut.(SNA/Ebs)

63 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →