Tim Bappenas dan Ditjen Bimas Islam Tinjau Capaian dan Pemanfaatan Gedung SBSN KUA Grati Pasuruan

Admin · 14 Agu 2026, 19:08 WIB · 62 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Tim Bappenas dan Ditjen Bimas Islam Tinjau Capaian dan Pemanfaatan Gedung SBSN KUA Grati Pasuruan

PASURUAN — java66news.com Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama jajaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama RI melakukan peninjauan langsung terhadap pemanfaatan gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan monitoring dan evaluasi yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.30 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan gedung KUA berbasis dana SBSN terealisasi sesuai standar. Selain itu, peninjauan ini dilakukan untuk mengukur efektivitas penggunaan gedung dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat setempat.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Rombongan Bappenas dipimpin oleh Riza Hamzah, S.E., Ak., M.E., didampingi tim Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, serta Kasi Sarana dan Prasarana Bimas Islam Kanwil Kemenag Jawa Timur, Eli Matukhah, M.Pd. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Grati, Akhmad Jamaludin Khoir, S.Ag., M.Pd.I., bersama Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan, H. Agus Suhery, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Grati, Akhmad Jamaludin Khoir, menegaskan bahwa keberadaan gedung baru ini memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik dan kualitas layanan.

“Gedung SBSN ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang bermartabat, nyaman, dan modern hingga ke tingkat kecamatan. Keberadaan gedung baru ini telah meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust) serta mengoptimalkan kualitas revitalisasi layanan KUA,” ujar Jamaludin.

Tiga Usulan Strategis untuk Bappenas

Guna menunjang keberlanjutan program dan kualitas pelayanan di masa mendatang, pihak KUA Kecamatan Grati menyampaikan tiga masukan strategis kepada Bappenas:

Skema Anggaran Pemeliharaan (Maintenance): Memformulasikan alokasi biaya pemeliharaan rutin pascakonstruksi agar kualitas dan keandalan fisik bangunan SBSN tetap terjaga dalam jangka panjang.

Penguatan Sarana Digital dan Inklusivitas: Mengintegrasikan perencanaan fisik dengan pemenuhan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) modern, serta penyediaan sarana yang ramah disabilitas dan anak.

Keberlanjutan Program SBSN: Melanjutkan dan memperluas alokasi anggaran SBSN untuk revitalisasi gedung KUA lain di wilayah Kabupaten Pasuruan yang masih membutuhkan pembenahan infrastruktur.

Peninjauan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi Bappenas dan Kementerian Agama dalam menyusun kebijakan pengembangan infrastruktur keagamaan yang lebih holistik dan berkelanjutan di tingkat daerah.(Ebs/Puj)

62 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →