MAGETAN — java66news.com Pemerintah Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, menerima kunjungan Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur dalam rangka Evaluasi Lapangan Program Desa/Kelurahan Berseri (Bersih, Sehat, Lestari, dan Indah) Tahun 2026 pada Kamis (6/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Balegondo sejak pukul 09.45 WIB tersebut merupakan tahapan krusial bagi Desa Balegondo dalam upayanya naik tingkat menuju kategori Tingkat Mandiri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Magetan, Ibu Hj. Arini Handayani Suyatni, S.Sos., M.Si.; Tim Penilai Provinsi Jawa Timur, Bapak Nugroho Rahardjo, S.T. dan Bapak Sudjiman; Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan, Bapak Mustaqul Alfin, S.T., beserta tim; serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan, Bapak Jojok Djoharsorianto, S.P.

Turut hadir Camat Ngariboyo Bapak Yanu Hari Wibowo, S.STP; Danposramil Ngariboyo Peltu Mat Sugan; Bhabinkamtibmas Desa Balegondo Aiptu Yuli Hartanto (mewakili Kapolsek Ngariboyo); Kepala UPTD Puskesmas Ngariboyo Ibu dr. Diana Etikawati; Kasi PMD Kecamatan Ngariboyo Ibu Supriyati, S.E.; Kepala Desa Balegondo Bapak Suroso beserta perangkat desa; Ketua BPD; LKD; Pengurus PKK Kecamatan dan Desa; KSM Gondo Kencono; serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga Desa Balegondo.
Komitmen Lingkungan Berkelanjutan dan Berbasis Gotong Royong
Camat Ngariboyo, Yanu Hari Wibowo, S.STP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya atas kehadiran tim penilai dari Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, kehadiran tim evaluasi memberikan dorongan motivasi yang luar biasa bagi pemerintah kecamatan dan warga desa untuk terus konsisten menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Program Desa Berseri ini bukan sekadar ajang perlombaan musiman bagi kami. Sesuai dengan komitmen berkelanjutan dan arahan Pemerintah Kabupaten Magetan, kegiatan ini adalah instrumen penting untuk memetakan inovasi masyarakat dalam mengelola sampah, menata ruang terbuka hijau, menjaga sanitasi, serta membangun kemandirian lingkungan berbasis gotong royong warga,” ujar Yanu Hari Wibowo.

Ia menyadari bahwa kesempurnaan dalam pengelolaan lingkungan masih terus berproses. Oleh karena itu, pihak kecamatan mengharapkan bimbingan, arahan, serta evaluasi objektif dari tim provinsi agar kualitas pengelolaan lingkungan dapat terus ditingkatkan, baik untuk kategori Pratama, Madya, maupun target menuju Mandiri.
Yanu juga berharap keberhasilan pengelolaan lingkungan di Desa Balegondo ke depan dapat direplikasi oleh desa-desa lain di wilayah Kecamatan Ngariboyo. Ia menekankan bahwa penanganan lingkungan di area perdesaan memiliki karakteristik tersendiri dibanding perkotaan, mengingat mayoritas lahan desa dimanfaatkan untuk tanaman kebutuhan pokok seperti padi, tebu, dan buah-buahan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Magetan melalui DLH dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan terkait sosialisasi dan praktik langsung di desa-desa, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara pasti manfaat serta cara pengolahan sampah yang benar,” tambahnya.
Pemaparan Profil Desa dan Indikator Evaluasi
Acara dilanjutkan dengan pemaparan profil Desa Balegondo oleh Kepala Desa Balegondo, Suroso. Dalam paparan tersebut, Suroso menyampaikan empat poin utama, yakni:
Gambaran dan kondisi umum Desa Balegondo;
Inovasi, kreativitas, serta upaya pelestarian lingkungan hidup;
Penguatan kelembagaan dan partisipasi aktif masyarakat;
Sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat desa.
Setelah pemaparan profil, acara diteruskan dengan pembacaan persentase indikator Evaluasi Lapangan Desa Berseri Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 sebagai acuan verifikasi lapangan.
Pengelolaan Sampah Terpola untuk Magetan Bersih dan Hijau
Perwakilan Tim DLH Provinsi Jawa Timur, Nugroho Rahardjo, S.T., menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang terpola, akurat, dan berbasis partisipasi aktif masyarakat sebagai kunci utama keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan, Jojok Djoharsorianto, S.P., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga Desa Balegondo atas semangat serta kepedulian yang ditunjukkan dalam mempersiapkan Program Desa Berseri tingkat Mandiri.
“Harapan kami, setelah melangkah ke tingkat Mandiri, masyarakat dapat menerapkan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Magetan yang bersih, sehat, dan hijau,” ungkap Jojok Djoharsorianto.
Rangkaian kegiatan evaluasi lapangan di Balai Desa Balegondo tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (Had/Red)
