JOMBANG, java66news.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sekaligus membuka secara resmi perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo tiba bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rombongan Presiden dari Jakarta turut didampingi oleh jajaran pejabat Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Setibanya di lokasi acara, Presiden dan Wakil Presiden disambut hangat oleh jajaran pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta tuan rumah, antara lain Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Panitia Muktamar Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta Pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas KH M. Hasib Wahab Hasbullah.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan lembaga negara juga tampak hadir meramaikan pembukaan muktamar tersebut. Di antaranya Ibu Negara ke-4 RI Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wapres ke-13 RI Ma’ruf Amin, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Tampak hadir pula deretan ketua umum dan pimpinan partai politik nasional, seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, serta Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.
Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi kontribusi besar NU bagi perjalanan bangsa Indonesia.
“Nahdlatul Ulama selalu menjadi benteng pertahanan bangsa Indonesia. Sinergi antara pemerintah dan ulama merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional serta mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegas Prabowo.
Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 ini akan membahas berbagai agenda strategis keumatan dan kebangsaan, sekaligus menentukan arah kepemimpinan PBNU untuk periode mendatang. Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan pemukulan gong oleh Presiden Prabowo didampingi para ulama sepuh. (Gus/Ebs)
