Pesan Pengasuh Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil: Sambut Peringatan Maulid Nabi dengan Suka Cita dan Penghormatan Terbaik

Admin · 19 Agu 2026, 20:47 WIB · 33 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pesan Pengasuh Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil: Sambut Peringatan Maulid Nabi dengan Suka Cita dan Penghormatan Terbaik

PASURUAN java66news.com – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut dan memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh rasa syukur, suka cita, serta penghormatan terbaik.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Abuyya M. Hasan Syaibah kepada redaksi java66news.com pada Rabu (19/8/2026).

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Dalam penjelasannya, Abuyya M. Hasan Syaibah menyoroti pentingnya menumbuhkan rasa cinta (mahabbah) kepada Nabi Muhammad SAW melalui peringatan Maulid Nabi. Menurutnya, kelahiran Rasulullah SAW merupakan rahmat terbesar bagi seluruh alam semesta.

“Jika dengan kelahiran Rasulullah SAW saja kita tidak merasa bahagia, tidak menyambutnya dengan suka cita, apalagi sampai melarang untuk memperingatinya, tentu kondisi hati dan pemahaman seseorang perlu dipertanyakan,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah.

Beliau kemudian memberikan perbandingan sederhana mengenai kebahagiaan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Manusia umumnya merasa bahagia ketika menyambut kelahiran hewan peliharaan, bahkan merasa sangat antusias serta melakukan berbagai persiapan matang saat menyambut kelahiran putra-putrinya melalui syukuran, pengajian, dan doa bersama tetangga.

Oleh karena itu, beliau menilai sangat tidak logis jika seorang mukmin tidak menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan kegembiraan yang jauh lebih besar.

“Bagaimana mungkin kita tidak gembira menyambut kelahiran Rasulullah SAW yang membawa rahmat bagi seluruh alam? Beliau yang menjadi sebab terciptanya kebaikan dunia dan akhirat, yang sangat peduli kepada umatnya di hari pembalasan, serta memiliki kasih sayang melebihi kasih sayang orang tua kepada anaknya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abuyya M. Hasan Syaibah mengimbau agar dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi, umat Islam memberikan persembahan atau penyambutan yang terbaik dan tidak sekadar seadanya. Hal itu merupakan bentuk penghormatan nyata kepada hamba Allah yang paling mulia.

“Mewujudkan rasa gembira dan cinta saat menyambut kelahiran beliau merupakan harapan besar agar kelak kita diakui sebagai umatnya dan mendapatkan syafaat di hari akhirat,” pungkasnya.(SNA/Ebs)

33 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *