Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Gelar ‘Berbagi Praktik Baik’ Tingkatkan Inovasi Pembelajaran Jenjang SD

Admin · 30 Jul 2026, 10:30 WIB · 108 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Gelar ‘Berbagi Praktik Baik’ Tingkatkan Inovasi Pembelajaran Jenjang SD

PASURUAN, java66news.com – Dalam rangka penguatan dan pengembangan mutu pendidikan dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan melalui Bidang Pembinaan dan Penilaian Sekolah Dasar resmi membuka kegiatan Berbagi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Jenjang SD Hari Ke-1 pada Rabu, (29/7/2026).

Acara yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2026 tersebut dipusatkan di Ruang A Lantai 3 Gedung Wak Muqidin, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Raci Kilometer 09, Bangil.

Hadir langsung dalam pembukaan acara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, H. Didik Suriyanto, S.Pd., M.MPd., Kepala Bidang Pembinaan dan Penilaian SD, Dr. Mokhammad Syamsudin, SE., MM, serta Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Rica Wemy Setya Lestari, M.Pd. Hadir juga Erwan Puryono, SE., M.AP selaku Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana, beserta para Koordinator Wilayah Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pembinaan dan Penilaian SD, Dr. Mokhammad Syamsudin, SE., MM menyampaikan bahwa agenda ini diikuti oleh perwakilan dari setiap kecamatan yang mendelegasikan dua Kepala Sekolah dan satu Guru. Keunikan dari kegiatan ini adalah seluruh peserta yang hadir sekaligus bertindak sebagai narasumber yang secara bergantian memaparkan program inovasi pembelajaran yang telah berjalan efektif di wilayah masing-masing.

Melalui forum ini, saya berharap setiap praktik baik yang disampaikan tidak berhenti sebagai sebuah cerita keberhasilan, tetapi dapat diapresiasi, direplikasi, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan. Dengan demikian, manfaatnya akan semakin luas dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Pasuruan, ujar Dr. Mokhammad Syamsudin saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, H. Didik Suriyanto, S.Pd., M.MPd., kepada java66news.com menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Pihaknya menekankan pentingnya membangun budaya belajar bersama yang berkelanjutan di kalangan tenaga pendidik demi menciptakan ekosistem sekolah yang adaptif.

H. Didik Suriyanto berharap forum ini melahirkan terobosan-terobosan baru yang berpusat pada murid, sehingga proses pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya berlangsung secara interaktif dan menyenangkan, tetapi juga secara konkret mampu mendongkrak mutu serta hasil belajar siswa di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Pada agenda hari pertama ini, tercatat ada 8 kecamatan yang maju mempresentasikan program unggulannya secara bergantian. Dalam kesempatan tersebut, Wanda Sulaksono, S.Pd., guru SDN Banjar Kejen 1 Kecamatan Pandaan, memukau para peserta dengan menyajikan inovasi platform digital terintegrasi yang diterapkan di sekolahnya. Ia menjelaskan bagaimana pemanfaatan edugame berbasis digital mampu memetakan kompetensi siswa secara real-time sekaligus mempermudah guru dalam menyusun jurnal harian kelas secara otomatis dan akuntabel.

Inovasi ini dirancang agar anak-anak tidak merasa terbebani saat belajar. Proses pembelajaran dibuat menyenangkan melalui gim edukatif, namun esensi penilaian formatifnya tetap terekam dengan akurat untuk membantu evaluasi guru, terang Wanda di hadapan para peserta forum.

Secara umum, paparan dari 8 kecamatan ini berfokus pada dua hal utama, yakni presentasi Program Inovasi Pembelajaran serta sinkronisasi langkah strategis dan teknis pelaksanaan di lapangan. Berbagai kreasi digital, bank game edukasi seperti pemanfaatan Google Form, Quizizz, dan Wordwall, hingga inovasi tata kelola lingkungan sekolah dan administrasi berbasis aplikasi turut dibedah secara interaktif.

Rangkaian presentasi hari pertama kemudian ditutup secara apik oleh penampilan Nashor dari Kecamatan Beji. Sebagai pendidik yang sebelumnya berhasil meraih juara dalam ajang Inopamas tingkat kabupaten, Nashor membagikan kiat suksesnya melalui karya inovatif yang diberi nama Bisma. Kehadiran inovasi Bisma ini sekaligus menjadi pemungkas yang inspiratif bagi seluruh peserta.

Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan lancar dan akan dilanjutkan pada hari kedua esok dengan agenda pemaparan dari kecamatan berikutnya guna mematangkan implementasi inovasi di seluruh sekolah dasar se-Kabupaten Pasuruan. (J66/Red)

108 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →