Sentuhan Spiritual Abuyya M. Hasan Syaibah: Mengagumi Kuasa Allah Melalui Keajaiban DNA

Admin · 29 Jul 2026, 15:51 WIB · 51 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Sentuhan Spiritual Abuyya M. Hasan Syaibah: Mengagumi Kuasa Allah Melalui Keajaiban DNA

PASURUAN – java66news.com Kalimat “Subhanallah, Maha Suci Allah” selayaknya menjadi ucapan yang spontan keluar dari lisan manusia saat merenungkan betapa canggih dan detailnya ciptaan Sang Khalik. Penegasan spiritual inilah yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Abuyya M. Hasan Syaibah, kepada java66news.com pada Rabu (29/7/2026).

Menurut Abuyya M. Hasan Syaibah, setiap makhluk hidup dianugerahi tanda dan ciri khas yang unik oleh Allah SWT, memastikan tidak ada satu pun ciptaan-Nya yang tertukar di alam semesta ini.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Fenomena keagungan tersebut dapat dilihat nyata di alam liar. Tengok saja jutaan burung yang terbang bebas di gunung maupun lautan. Ketika kembali ke sarang masing-masing, tidak ada satu pun keluarga burung yang tertukar dengan kelompok lain. Jika ada burung asing yang salah memasuki sarang, ia pasti akan langsung diusir. Padahal, secara kasatmata, rupa, bentuk, dan warna mereka tampak serupa. Rahasianya terletak pada bau, rasa, dan ciri khas yang berbeda pada setiap individu yang bersumber dari kode genetik unik, yaitu DNA.

Kecanggihan sistem DNA ini tidak hanya berlaku pada burung, melainkan pada seluruh kerajaan hewan mulai dari kera, jerapah, macan, pinguin, hingga makhluk yang paling mulia, yaitu manusia.

Di dunia medis dan forensik modern, kecanggihan DNA menjadi kunci utama dalam berbagai pemecahan masalah. Sebagai contoh, potongan tubuh manusia yang hangus terbakar dan berserakan akibat insiden tertentu dapat disatukan kembali secara akurat melalui uji laboratorium. Potongan-potongan tersebut dicocokkan berdasarkan kesamaan unsur DNA-nya. Oleh karena itu, sangat tidak masuk akal jika manusia meragukan akurasi dan keberadaan sistem DNA ini.

Bahkan tanpa melalui uji laboratorium sekalipun, perbedaan identitas manusia sudah sangat jelas terlihat secara fisik dan sosial—mulai dari struktur wajah, logat bicara, cara berpakaian, hingga budayanya.

Melalui pendekatan ilmiah yang sangat terukur ini, pengujian keaslian nasab atau garis keturunan (silsilah) kini menjadi sangat valid melalui Tes DNA. Pesan mendalam yang ditekankan oleh Abuyya M. Hasan Syaibah adalah sebagai pengingat spiritual bagi umat manusia: jika di dunia saja kode genetik begitu presisi, maka di akhirat nanti sungguh tidak mungkin posisi orang baik dan orang buruk akan tertukar. Sebab, semua perbuatan dan eksistensi manusia telah memiliki tanda dan catatan yang tak bisa dimanipulasi. (SNA/Red)

51 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →