KKMI Gempol Rumuskan Madrasah Bermutu Lewat “Kurikulum Berbasis Cinta”

Admin · 16 Jul 2026, 17:46 WIB · 52 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
KKMI Gempol Rumuskan Madrasah Bermutu Lewat “Kurikulum Berbasis Cinta”

PASURUAN – java66news.com Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menggelar pertemuan strategis untuk memantapkan langkah menuju madrasah yang unggul dan bermutu. Kegiatan yang mempertemukan seluruh elemen penting pendidikan Islam ini berlangsung khidmat pada Kamis (16/6/2026).

Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Gempol serta Pengawas Madrasah setempat. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan standarisasi mutu pendidikan di wilayah Gempol.

Strategi Mutu dan Lonjakan Prestasi

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Ketua KKMI Kecamatan Gempol, Hariyono, S.Pd., M.Pd.I.—yang juga mengemban amanah sebagai Kepala MIN 2 Pasuruan sekaligus Ketua KKMI Kabupaten Pasuruan—memimpin langsung jalannya pemetaan program strategis.

Dalam arahannya, Hariyono memaparkan formula komprehensif tentang cara mewujudkan madrasah yang bermutu. Keberhasilan mutu ini, menurutnya, salah satunya diindikasikan oleh kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, yang dibuktikan dengan kenaikan jumlah siswa secara signifikan di berbagai madrasah.

Selain orientasi mutu jangka panjang, pertemuan ini juga membahas agenda-agenda teknis dan administratif yang krusial. Hariyono menyampaikan Petunjuk Teknis (Juknis) resmi penulisan ijazah untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 demi menjaga validitas dan tertib administrasi kelulusan.

Tak hanya itu, dinamika kegiatan kesiswaan juga menjadi sorotan. KKMI Gempol resmi mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) di tingkat Kecamatan hingga Kabupaten, serta menyusun rangkaian memorandum kegiatan dalam rangka menyambut semarak Bulan Kemerdekaan pada Agustus mendatang.

Mengintegrasikan Hati Melalui “Kurikulum Berbasis Cinta”

Sesi yang menjadi ruh dari pertemuan ini disampaikan oleh Pengawas KKMI Kecamatan Gempol, Drs. Ahmad Malik Syafii, M.Pd. Dalam sesi pembinaan profesi, beliau memaparkan konsep inovatif mengenai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Drs. Ahmad Malik Syafii menekankan bahwa pendidikan di madrasah tidak boleh sekadar menjadi ruang transfer ilmu (transfer of knowledge), melainkan harus menjadi ladang penyemaian karakter yang bersumber dari hati. Beliau menjelaskan secara detail urgensi KBC, indikator keberhasilannya pada siswa, serta implementasi konkret di ruang kelas.

Secara khusus, beliau mengenalkan konsep “Panca Cinta” yang menjadi pilar utama kurikulum ini, meliputi:

Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya – Sebagai fondasi spiritualitas dan akhlak mulia.

Cinta Ilmu – Menumbuhkan nalar kritis dan semangat belajar sepanjang hayat.

Cinta Diri dan Sesama – Membentuk pribadi yang menghargai harkat kemanusiaan dan empati.

Cinta Lingkungan – Membangun kesadaran ekologis dan kepedulian terhadap alam sekitar.

Cinta Tanah Air – Menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kokoh.

Melalui integrasi manajemen yang solid di bawah KKMI dan sentuhan humanis dari Kurikulum Berbasis Cinta, KKMI Kecamatan Gempol optimis mampu melahirkan generasi beraura positif, cerdas secara intelektual, dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. (J66/Red)

52 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →