LUMAJANG, (java66news.com) – Kasus perundungan (bullying) yang berujung maut di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lumajang memantik perhatian serius dari pemerintah daerah. Menanggapi tragedi tersebut, Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menyatakan komitmen penuh untuk mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bunda Indah—sapaan akrab Bupati Lumajang—saat melakukan takziah ke rumah duka korban pada Senin (29/6/2026). Di hadapan pihak keluarga yang tengah dirundung duka mendalam, ia menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus memastikan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
Kepada java66news.com, Bupati Indah Amperawati mengungkapkan rasa prihatin dan kekecewaan yang mendalam atas insiden kekerasan yang terjadi di lingkungan institusi pendidikan tersebut.
“Kami sangat memohon maaf dan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga. Ini adalah tamparan keras bagi dunia pendidikan kita di Lumajang. Saya pastikan pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian akan mengawal kasus ini agar diproses secara transparan, objektif, dan seadil-adilnya,” ujar Ir. Indah Amperawati, M.Si. saat memberikan keterangannya di lokasi rumah duka.
Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama Lumajang ini menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Kabupaten Lumajang untuk bergerak cepat.
“Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk langsung memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) kepada keluarga korban, serta para saksi di sekolah agar mereka tidak merasa tertekan,” imbuhnya tegas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan aksi perundungan fisik tersebut terjadi di lingkungan sekolah beberapa waktu lalu. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat cedera serius yang dialaminya, sebelum akhirnya mengembusen napas terakhir.
Guna mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban, aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang kini tengah melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.
Di akhir pernyataannya, Ir. Indah Amperawati, M.Si. menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan di seluruh sekolah di Lumajang. Ia mengimbau kepada segenap kepala sekolah dan guru untuk lebih peka, responsif, dan tidak abai terhadap sekecil apa pun bentuk perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. (Fen/Red)
