PASURUAN, (java66news.com) – Jika Anda sedang melintasi jalur pantura Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ada satu agenda wajib yang tidak boleh diliwatkan: berburu Nasi Punel. Kuliner legalendaris ini bukan sekadar pengisi perut kosong, melainkan sebuah identitas rasa yang sudah melekat puluhan tahun bagi masyarakat Pasuruan dan para pelancong.
Kata “punel” sendiri merujuk pada tekstur nasi yang menjadi daya tarik utamanya. Nasi punel memiliki karakteristik yang unik—tidak terlalu keras (pera) namun juga tidak terlalu lembek seperti bubur. Teksturnya sangat lembut, pulen, dan cenderung agak menggumpal, memberikan sensasi legit saat dikunyah. Saking terkenalnya, Bangil sampai dijuluki sebagai Kota Nasi Punel.
Disajikan di Atas Daun Pisang dengan Lauk Melimpah
Daya tarik Nasi Punel tidak hanya berhenti pada nasinya. Cara penyajian dan kombinasi lauknya lah yang membuat kuliner ini selalu dirindukan. Secara tradisional, hidangan ini disajikan di atas piring yang dilapisi daun pisang, memberikan aroma harum yang khas saat uap nasi hangat menyentuh daun.
Satu porsi standar Nasi Punel biasanya ditemani oleh “pasukan” lauk pauk yang sangat royal. Berikut adalah anatomi kelezatan dalam sepiring Nasi Punel Bangil:
Daging dan Jeroan Sapi: Potongan empal daging sapi yang empuk, berpadu dengan babat, usus, atau paru goreng yang gurih.
Sate Kerang: Tusukan kerang bumbu pedas manis yang kenyal dan khas pesisir.
Bumbu Bali: Telur atau tahu yang dimasak dengan bumbu merah kental.
Mendol: Gorengan khas berbahan dasar tempe tumbuk dengan bumbu kencur dan jeruk purut yang kuat.
Sambal Trisik & Lalapan: Sambal ulek segar yang ditemani potongan kacang panjang mentah, memberikan tekstur renyah di setiap suapan.
Kunci Kelezatan: Yang tidak boleh absen adalah taburan serundeng (parutan kelapa sangrai) dan parutan kelapa muda yang diberi bumbu gurih. Dua elemen ini memberikan rasa gurih berlapis yang menyatukan semua lauk pauknya.
Rekomendasi Tempat Berburu Nasi Punel di Bangil
Bagi Anda yang baru pertama kali datang ke Bangil, tidak perlu bingung mencari warung Nasi Punel. Sepanjang jalan utama Bangil, berderet warung-warung legendaris yang siap memanjakan lidah. Beberapa di antaranya yang paling populer adalah:
Nasi Punel Hj. Lin: Salah satu pelopor yang paling ramai dikunjungi, bahkan sering menjadi jujukan para pejabat dan figur publik saat mampir ke Pasuruan.
Nasi Punel Mita: Menjadi salah satu spot favorit berburu kuliner karena lokasinya yang strategis di pinggir jalan raya utama. Warung ini terkenal dengan pelayanannya yang cepat serta cita rasa kuah bumbu bali dan sambalnya yang pas di lidah mantap.
Nasi Punel Ny. Tek: Terkenal dengan tekstur empal dagingnya yang sangat empuk dan bumbu kelapanya yang meresap.
Nasi Punel Dahlia: Pilihan tepat bagi yang menyukai cita rasa sambal trisik yang lebih nendang.
Harga satu porsi Nasi Punel di kawasan Bangil cukup bervariasi, mulai dari Rp25.000 hingga Rp40.000, tergantung dari jenis dan banyaknya lauk tambahan yang Anda pilih. Dengan porsi yang mengenyangkan dan kekayaan rasa yang ditawarkan, harga tersebut tentu sangat sepadan.
Jadi, jika liburan atau perjalanan dinas Anda berikutnya melewati Kabupaten Pasuruan, pastikan untuk menepi sejenak di Bangil. Rasakan sendiri kelembutan Nasi Punel yang berpadu sempurna dengan gurihnya jeroan dan renyahnya sambal trisik. (J66/Red)
