PASURUAN – java66news.com Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Bangil berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Kegiatan bernuansa keagamaan tersebut digelar di Masjid Darul Qalam SMPN 1 Bangil pada Kamis (27/8/2026) pagi, mulai pukul 07.00 WIB.
Acara keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMPN 1 Bangil, Dra. Hj. Nurul Choironi, M.Pd., Ketua Komite Sekolah, H. Edi Haryono, M.T., serta jajaran guru, tenaga kependidikan (GTK), pengurus komite, dan seluruh siswa-siswi kelas VII hingga kelas IX.

Sejak pagi, lantunan sholawat terdengar merdu menggelegar diiringi penampilan grup Al-Banjari SMPN 1 Bangil. Suasana tertib dan khusyuk menyelimuti seluruh ruangan masjid saat ribuan peserta didik mengikuti jalannya acara.
Hadir sebagai penceramah utama yakni Ustadzah Ning Ilmiah, S.Pd.I., M.Pd.I., mubaligat asal Pasuruan yang akrab disapa Bu Nyai Viral Pasuruan. Dalam tausiyahnya, ia menyoroti pentingnya pembentukan karakter pemuda muslim masa kini agar senantiasa meneladani akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW.

“Pemuda yang hebat adalah pemuda yang tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu. Tunjukkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak sholawat dan istiqomah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ning Ilmiah di hadapan ribuan siswa.

Selain itu, Ning Ilmiah juga mengingatkan para siswa untuk bijak memanfaatkan usia muda sebelum datangnya lima perkara. Ia secara tegas mengajak generasi muda untuk menjauhi bahaya minuman keras (miras), narkoba, serta perilaku perundungan (bullying).

“Say no untuk miras, narkoba, dan bullying. Sebaliknya, jadilah pemuda berprestasi yang mampu menjaga hubungan baik dengan Allah SWT, guru, orang tua, serta sesama teman,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komite SMPN 1 Bangil, H. Edi Haryono, M.T., turut memberikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini.
“Kami dari pihak komite sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Diharapkan perayaan Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi mampu membentuk mentalitas dan benteng moral peserta didik agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan,” ungkap H. Edi Haryono.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMPN 1 Bangil, Dra. Hj. Nurul Choironi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan spiritual ini menjadi momentum penting dalam membangun generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berbudaya religius dan berkarakter mulia.(Ebs/Puj)
