Pesan Penting Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil: Pentingnya Selektif Memilih Sahabat

Admin · 10 Agu 2026, 08:26 WIB · 47 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pesan Penting Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil: Pentingnya Selektif Memilih Sahabat

PASURUAN java66news.com – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, memberikan nasihat berharga mengenai pentingnya menjaga pergaulan dan memilih lingkaran pertemanan. Pesan moral tersebut disampaikan langsung kepada redaksi java66news.com pada Senin (10/8/2026).

Dalam penjelasannya, Abuyya M. Hasan Syaibah mengibaratkan karakter manusia dalam berinteraksi sosial seperti bunga anggrek dan tanaman parasit (kemade).

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Ia berpesan agar setiap individu, khususnya santri dan pelajar yang sedang menempuh pendidikan, mampu meneladani sifat bunga anggrek. Meski menempel pada pohon lain, anggrek tidak merusak, melainkan memberikan nilai tambah berupa keindahan yang menyejukkan mata.

Sebaliknya, ia mengingatkan agar tidak menjadi pribadi yang toxic atau merusak seperti tanaman kemade yang dapat mematikan pohon inangnya hingga tidak dapat berbuah. Lingkungan pertemanan yang buruk diyakini mampu mengubah kepribadian seseorang secara perlahan tanpa disadari.

“Tak sedikit orang berkarakter baik menjadi buruk karena salah berteman yang berkarakter toxic, hingga mempengaruhi jiwa, sifat, dan perangainya. Maka dari itu, dalam mencari sahabat atau teman dekat haruslah selektif,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya mengelilingi diri dengan orang-orang yang memiliki jiwa suportif dan pemikiran positif. Pertemanan yang sehat akan saling membangun dan memberikan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Selektiflah, jangan salah memilih sahabat. Jika tidak, kau akan menjadi korban dari karakternya yang tidak kau ketahui dan tidak merasa bahwa karaktermu sudah berubah menjadi buruk. Apalagi bagi yang masih menempuh pendidikan atau nyantri di pondok, jangan salah pilih teman,” tegasnya.(SNA/Red)

47 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →