Sinergi KUA Grati dan Siswa Magang SMKN 1 Nguling Rampungkan Pendataan Rumah Ibadah di Desa Ranuklindungan

Admin · 31 Jul 2026, 20:35 WIB · 81 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Sinergi KUA Grati dan Siswa Magang SMKN 1 Nguling Rampungkan Pendataan Rumah Ibadah di Desa Ranuklindungan

PASURUAN, java66news.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Revitalisasi/Pusaka Kecamatan Grati terus berkomitmen memaksimalkan validasi data keagamaan di wilayahnya. Melalui Penyuluh Agama Islam, KUA Kecamatan Grati menggelar kegiatan pendampingan dan pendataan tempat ibadah, baik masjid maupun mushala, di wilayah Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat (31/7/2026).

Menariknya, kegiatan turun lapangan kali ini juga melibatkan para siswa yang tengah melaksanakan praktik kerja lapangan atau magang dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nguling. Langkah kolaboratif ini bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada generasi muda dalam memahami tata kelola administrasi keagamaan dan pengabdian masyarakat.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Proses koordinasi dan pemetaan data berlangsung di Balai Desa Ranuklindungan. Tim dari KUA Grati bersama para siswa magang ditemui langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Ranuklindungan, Riyono. Pertemuan ini berjalan hangat dan kooperatif guna memastikan seluruh fasilitas ibadah umat Islam di desa tersebut tercatat secara akurat.

Berdasarkan hasil verifikasi dan pendataan terbaru di lapangan, tercatat sebanyak 1 masjid, yaitu Masjid Baitul Khoir, serta 23 mushala yang tersebar di seluruh wilayah Desa Ranuklindungan.

Kepada java66news.com, Kepala KUA Pusaka Kecamatan Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, S.Ag., M.Pd.I., melalui Koordinator Kecamatan (Korcam) Penyuluh Agama Islam, Syaefulloh, S.Pd.I., menuturkan bahwa pembaruan data ini sangat krusial untuk penyusunan program keagamaan ke depan.

“Pendataaan dan pendampingan ini merupakan langkah penting agar pemerintah, melalui Kementerian Agama, memiliki basis data yang valid mengenai jumlah dan kondisi fisik tempat ibadah. Data yang akurat akan memudahkan pembinaan, penyaluran program bantuan, hingga optimalisasi peran masjid dan mushala sebagai pusat syiar Islam yang sejuk di tengah masyarakat,” ujar Syaefulloh.

Ia juga memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif siswa SMKN 1 Nguling serta keterbukaan pihak Pemerintah Desa Ranuklindungan yang telah memfasilitasi jalannya pendataan dengan sangat baik, sehingga seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala berarti. (J66/Red)

81 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →