Bentengi Generasi Muda, KUA Puspo dan Mahasiswa PPL UINSA Gelar Sosialisasi BRUS di SMKN 1 Puspo

Admin · 21 Agu 2026, 12:34 WIB · 41 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Bentengi Generasi Muda, KUA Puspo dan Mahasiswa PPL UINSA Gelar Sosialisasi BRUS di SMKN 1 Puspo

PASURUAN, java66news.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Puspo bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMKN 1 Puspo, Kabupaten Pasuruan Kamis (20/8/2026). Kegiatan edukatif yang berlangsung secara intensif dan dinamis ini diikuti oleh 105 siswa-siswi guna mendapatkan pembekalan karakter, pemahaman hukum, serta nilai-nilai keagamaan.

Program sosialisasi tersebut dirancang secara khusus untuk merespons dinamika sosial serta kerentanan yang kerap dihadapi remaja saat ini. Kolaborasi antara penyuluh agama dan mahasiswa tingkat akhir ini dikemas interaktif melalui metode diskusi kelompok dan sesi tanya jawab, sehingga memicu partisipasi aktif para peserta sepanjang acara berlangsung.

Dalam kegiatan BRUS ini, materi yang disampaikan berfokus pada empat pilar utama:

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Pencegahan Perundungan (Bullying): Menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai, serta memaparkan dampak psikologis jangka panjang bagi korban maupun pelaku.

Menjaga Diri dari Pergaulan Bebas: Memberikan edukasi terkait batasan norma agama dan sosial, bahaya seks bebas, bahaya konten negatif, serta panduan memilih lingkungan pertemanan yang sehat dan produktif.

Bahaya Pernikahan Dini: Mengupas secara komprehensif risiko kesehatan reproduksi, kesiapan mental, hingga potensi permasalahan ekonomi keluarga yang kerap timbul akibat melangsungkan pernikahan pada usia yang belum matang.

Pentingnya Pencatatan Nikah: Memberikan pemahaman hukum mengenai perlindungan hak-hak perempuan dan anak di mata negara melalui ketaatan terhadap prosedur administratif keagamaan yang sah.

Saat diwawancarai oleh wartawan java66news.com di lokasi kegiatan, Kepala KUA Puspo, Nashiruddin, S.Pd.I., menegaskan bahwa edukasi moral dan kepastian hukum harus berjalan secara beriringan dalam mengawal masa depan generasi muda.

“Melalui BRUS, kami ingin membentengi para siswa agar mampu menjaga diri dari pergaulan bebas dan perundungan, tidak terburu-buru menikah di usia muda, serta memahami pentingnya kepastian hukum pernikahan demi melindungi masa depan mereka sendiri,” tegas Nashiruddin saat diwawancarai java66news.com.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Puspo, Arif Wahyu Purwito, M.Pd., saat ditemui tim java66news.com menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan kenakalan remaja dan pernikahan dini sangat krusial bagi peserta didik usia SMK.

“Sinergi antara KUA Puspo dan UINSA Surabaya ini sangat bernilai positif bagi sekolah kami. Kami berharap edukasi ini dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki benteng moral dan kesadaran hukum yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Arif Wahyu Purwito, M.Pd. kepada java66news.com.

 

Kegiatan yang berlangsung hangat dan komunikatif ini ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen bersama antara pihak sekolah dan KUA Puspo untuk terus mengawal pembinaan karakter siswa secara berkesinambungan.(Ebs/Puj)

41 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *