PASURUAN java66news.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai serentak di Kabupaten Pasuruan pada Selasa, 14 Juli 2026. Salah satu titik pemantauan berlangsung khidmat di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Purwosari.
Kegiatan upacara pembukaan MPLS ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, H. Didik Suriyanto, S.Pd., M.MPd., didampingi Kepala SMPN 1 Purwosari, Bambang Joko Wiyono, beserta seluruh jajaran tenaga pendidik dan kependidikan.
Kepada java66news.com, H. Didik Suriyanto, S.Pd., M.MPd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan saat di lokasi menuturkan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini wajib mengedepankan pendekatan yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru yang memiliki latar belakang sekolah asal yang beragam.

“Sesuai instruksi dan Surat Edaran (SE) dari Bapak Bupati, pelaksanaan MPLS ini harus ramah anak. Tidak boleh ada wajah-wajah yang cemberut atau bersungut-sungut, apalagi sampai terjadi tindakan perundungan (bullying). Di sini, siswa baru berasal dari berbagai latar belakang, ada yang dari MI, SD negeri, maupun swasta. Semuanya sudah lolos seleksi ketat melalui berbagai jalur seperti zonasi, prestasi, dan afirmasi. Kini mereka dipersatukan menjadi keluarga besar di sini,” ujar Didik saat memberikan amanat.
Didik menambahkan, Dispendik Kabupaten Pasuruan juga terus berinovasi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pelajar selama berada di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui integrasi sistem keamanan berbasis teknologi.

“Untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pelajar, saat ini sekolah-sekolah mulai dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) di pintu masuk untuk merekam kehadiran siswa. Sistem ini nantinya terkoneksi langsung dengan Command Center Kabupaten Pasuruan, sehingga mempermudah pengawasan secara langsung oleh Bapak Bupati dan jajaran terkait,” imbuhnya.
Mantan alumni SMPN 1 Purwosari ini juga sempat mengenang masa sekolahnya dahulu untuk memotivasi para peserta didik baru agar lebih giat dalam belajar dan menjaga kekompakan.
“Dulu, saya juga lulusan SMPN 1 Purwosari ini. Rumah saya di Desa Pucangsari, setiap hari harus berjalan kaki sejauh 7 kilometer demi bisa sekolah di sini. Kuncinya adalah belajar sungguh-sungguh, patuh pada bapak ibu guru, dan saling menghormati antarteman. Jika kerukunan dan kekompakan terjaga, prestasi yang membanggakan pasti akan tercipta,” pesan Didik di hadapan ratusan siswa.
Di akhir upacara, suasana riuh tepuk tangan pecah saat Sekretaris Dinas Pendidikan memberikan apresiasi langsung berupa uang saku tunai masing-masing sebesar Rp50.000 kepada seluruh petugas upacara atas keberhasilan mereka melaksanakan tugas dengan sempurna dan penuh kedisiplinan.
Berdasarkan jadwal kalender akademik, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah di tingkat SMP Kabupaten Pasuruan ini akan berlangsung selama lima hari, terhitung mulai tanggal 14 Juli hingga Sabtu, 18 Juli 2026 mendatang. (J66/Red)
