PASURUAN (java66news.com) – Menyambut datangnya bulan mulia Muharram, Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah AL-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, memberikan pesan mendalam mengenai rahasia keluasan rezeki. Beliau mengajak umat Muslim untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya melalui amalan sedekah dan memberikan pelayanan terbaik (royal) kepada keluarga pada Hari Asyura (10 Muharram).
Dalam keterangannya kepada java66news.com pada Jumat (26/6/2026), Abuyya M. Hasan Syaibah mengutip sebuah hadis masyhur yang berbunyi:
مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ فِي يَوْمِ عَاشُورَاءَ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ السَّنَةَ كُلَّهَا
“Barang siapa memberikan keluasan (nafkah/servis berbeda yang royal) kepada keluarganya di hari Asyura, maka Allah akan memberikan keluasan rezeki kepadanya di sepanjang tahun tersebut.”
Menurut Abuyya, momentum bulan Muharram—terutama pada hari Asyura—seharusnya menjadi waktu bagi seorang kepala keluarga untuk tidak perhitungan dalam berbagi. Menggembirakan hati anak dan istri dengan memberikan pelayanan atau rezeki yang lebih dari hari-hari biasanya diyakini menjadi kunci pembuka keran rezeki yang melimpah sepanjang tahun.
“Akurasi dari apa yang disabdakan oleh Rasulullah SAW ini pastilah nyata dan perlu bukti. Dari itu, cobalah dan buktikan sendiri serta rasakan benarkah itu terjadi,” tutur Abuyya M. Hasan Syaibah.
Beliau juga membagikan pengalaman spiritualnya yang telah bertahun-tahun mempraktikkan amalan ini. “Penulis (kami) sudah bertahun-tahun merasakan, dan memang itulah kenyataannya. Jangan pernah ragu atas balasan kebaikan yang kita tanam, pasti semua ada balasannya,” lanjutnya mantap.
Lebih lanjut, Pengasuh Ponpes Arrahmah AL-Hasaniyyah ini menekankan bahwa esensi dari sebuah ilmu agama bukanlah sekadar dibaca atau dihafalkan, melainkan dipraktikkan secara nyata agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung.
Di akhir penyampaiannya, Abuyya berpesan agar umat Islam menyikapi anjuran ini dengan kepatuhan penuh tanpa banyak bertanya, serta memanfaatkan bulan Muharram yang dimuliakan oleh Allah SWT ini dengan memperbanyak sedekah secara ikhlas dan tanpa perhitungan.
“Muharram adalah bulan yang dimulyakan Allah, maka mulyakanlah dengan banyak bersedekah,” pungkasnya. (J66/Red)
