PASURUAN – (java66news.com) Upaya menjaga kualitas sanitasi dan kenyamanan rumah ibadah terus dilakukan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pada Senin, 11 Mei 2026, Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tutur bersinergi dengan Puskesmas Nongkojajar dan Majelis Wakil Cabang (MWC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Tutur melaksanakan kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).
Kegiatan inspeksi ini menyasar lima masjid di wilayah Kecamatan Tutur, yaitu Masjid Al Mubarok Wadang Andonosari, Masjid Nur Hidayatul Ummah Ledok Kepor Ngadirejo, Masjid Baitur Rohmah Bangking Gendro, dan Masjid Sunan Kalijogo Ngaroh Kayukebek.
Kepala KUA Tutur, Bustomi Latif Rozi, S.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran tim di lapangan disambut dengan sangat baik oleh para takmir masjid setempat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa fasilitas ibadah masyarakat telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung, Bustomi menjelaskan bahwa seluruh masjid yang dikunjungi telah menunjukkan kondisi yang memuaskan dan layak. Penilaian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kebersihan area utama, ketersediaan sumber air bersih, hingga sistem ventilasi udara di dalam ruangan.
Selain itu, tim pemeriksa juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas pendukung seperti tempat wudhu dan toilet. Menurut keterangan resmi dari pihak KUA kepada java66news.com, seluruh sarana tersebut beserta lingkungan di sekitar masjid dinyatakan telah memenuhi standar kesehatan, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih aman dan nyaman.
Kegiatan kolaboratif ini diharapkan dapat terus memotivasi para pengelola masjid untuk menjaga semboyan Masjid Sehat, Bersih, Indah, dan Asri secara berkelanjutan di masa mendatang.(Red)
