JAKARTA – (java66news.com) Kabar segar bagi dunia pendidikan Indonesia datang dari kompleks parlemen Senayan. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi, menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Keduanya membawa agenda besar: memperkokoh benteng perlindungan hukum bagi guru di seluruh pelosok negeri.
Kepastian Hukum: Kunci Guru Berkualitas
Unifah Rosyidi menekankan bahwa perlindungan hukum adalah fondasi bagi kualitas pendidikan nasional. Selama ini, tantangan yang dihadapi guru di lapangan tak jarang bersentuhan dengan ranah hukum saat mereka menjalankan fungsi mendidik dan mendisiplinkan siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa dalam menjalankan tugas profesionalnya, guru merasa aman. Tidak ada lagi rasa cemas atau was-was saat mereka memberikan bimbingan kepada siswa. Keamanan guru adalah kunci kualitas pendidikan,” tegas Unifah.
Komitmen DPR RI: Menyelaraskan Tugas dan Hak
Merespons aspirasi tersebut, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan komitmen DPR RI untuk menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak pendidik. Ia sepakat bahwa tanggung jawab besar mencetak generasi unggul harus dibarengi dengan payung hukum yang selaras dengan profesi keguruan.
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain:
Optimalisasi Regulasi: Memastikan undang-undang yang ada benar-benar melindungi tindakan edukatif guru di sekolah.
Lingkungan Aman & Nyaman: Menciptakan ekosistem pendidikan yang jauh dari kriminalisasi terhadap profesi pendidik.
Fokus pada Prestasi: Dengan adanya perlindungan hukum, guru diharapkan dapat kembali fokus pada tugas utama: mencetak generasi emas bangsa.
Mengapa Ini Penting bagi Masyarakat?
Langkah diplomatis ini dinilai sangat krusial bagi masa depan bangsa. Ketika seorang guru dapat mengajar tanpa tekanan hukum yang tidak proporsional, inovasi dan dedikasi dalam mengajar akan tumbuh lebih maksimal.
Java66news.com mencatat bahwa sinergi antara PGRI dan DPR RI ini menjadi sinyal positif bagi para orang tua dan siswa. Lingkungan pendidikan yang stabil dan berkepastian hukum akan melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter yang kuat karena dididik di bawah bimbingan guru yang merdeka dan terlindungi.(Red)
