Meriah dan Khidmat, SDN Gempeng I Bangil Gelar Prosesi Purna Wiyata Kelas 6 di Bhakti Alam

Admin · 6 Jun 2026, 17:15 WIB · 165 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Meriah dan Khidmat, SDN Gempeng I Bangil Gelar Prosesi Purna Wiyata Kelas 6 di Bhakti Alam

PASURUAN, (java66news.com) – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti aula pertemuan Bhakti Alam hari ini. Sebanyak puluhan siswa-siswi kelas 6 SDN Gempeng I, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur resmi mengikuti prosesi Purna Wiyata (wisuda kelulusan) untuk tahun ajaran 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (6/6/2026).

Acara yang dikemas apik dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh jajaran komite sekolah, para wali murid, serta para guru yang melepas anak didiknya setelah menempuh pendidikan dasar selama enam tahun.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Para wisudawan/i tampak anggun dan rapi mengenakan toga lengkap dengan jubah berwarna hitam berkerah kombinasi hijau dan kuning khas SDN Gempeng I. Prosesi wisuda juga dilengkapi dengan proyektor multimedia yang menampilkan kilas balik perjalanan dan prestasi para siswa selama di bangku sekolah.

Kepada media java66news.com, Humas Bhakti Alam, Subur Anggara, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan pihak sekolah yang telah memilih tempatnya sebagai lokasi momen bersejarah bagi anak-anak tersebut.

“Kami dari pihak manajemen Bhakti Alam mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi kelas 6 SDN Gempeng I Bangil yang telah lulus. Kami sangat senang bisa memfasilitasi kegiatan Purna Wiyata ini. Semoga suasana alam yang sejuk di sini memberikan kesan mendalam dan kenangan indah bagi anak-anak sebelum melangkah ke jenjang SMP,” ujar Subur Anggara saat dikonfirmasi di sela-sela acara, Sabtu (6/6).

Sementara itu, pihak sekolah berharap agar ilmu yang telah didapatkan di SDN Gempeng I Bangil bisa menjadi pondasi yang kuat bagi masa depan siswa, serta mengimbau para alumni untuk terus menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan studi.

Acara purna wiyata ditutup dengan doa bersama, bersalaman sebagai tanda pelepasan antara guru dan murid, serta foto bersama per kelas sebagai kenang-kenangan masa sekolah dasar. (J66/Red)

165 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →