Admin · 3 Jun 2026, 18:09 WIB · 23 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:

PASURUAN, (java66news.com) – Sebuah capaian luar biasa di bidang literasi keagamaan kembali ditunjukkan oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Buku metode pembelajaran bahasa Arab bertajuk “Nahwu Qur’ani: Cara Mudah dan Cepat Baca Kitab” karya H. Abdul Basit, S.Ag., MA., yang menjabat sebagai Kepala KUA Pusaka Kecamatan Sukorejo, resmi memasuki cetakan ulang yang ke-5.

Menandai momen berharga dari buku best seller tersebut, H. Abdul Basit menyerahkan langsung kitab karyanya kepada pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan. Prosesi penyerahan ini berlangsung dengan khidmat di Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan pada Rabu (3/6/2026). Kitab tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasie Bimas) Islam Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, H. Agus Suhery, S.Ag., M.Si. penyerahan ini menjadi simbol sinergi kuat dalam peningkatan literasi keagamaan di lingkungan Kemenag.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Buku “Nahwu Qur’ani” hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menguasai kemampuan membaca kitab gundul atau kitab kuning secara cepat. Karya ini mengintegrasikan dua cabang ilmu penting sekaligus dalam satu buku, yaitu Nahwu dan Shorof Praktis. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan Metode 24 Jam dan Metode Quantum yang dinamis, serta diperkaya dengan contoh-contoh konkret yang diambil langsung dari ayat Al-Qur’an dan Hadits. Pada cetakan kelima ini, sebanyak 100 buku kembali diproduksi untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.

Saat menerima kunjungan dan penyerahan kitab tersebut, Kasie Bimas Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan, H. Agus Suhery, menuturkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan karya nyata dari Kepala KUA Pusaka Sukorejo tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran buku Nahwu Qur’ani ini. Ini adalah inovasi yang luar biasa dari seorang Kepala KUA dalam mempermudah umat Islam, khususnya para santri dan pelajar di Pasuruan, untuk memahami bahasa Al-Qur’an dan kitab-kitab turats. Metode cepat seperti ini sangat dibutuhkan di era modern agar pembelajaran agama menjadi lebih efektif dan efisien,” tutur Agus Suhery.

Sementara itu, H. Abdul Basit menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas sambutan hangat dari masyarakat serta dukungan penuh dari kedinasan Kantor Kemenag Pasuruan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur buku ini bisa diterima dengan baik hingga menembus cetakan kelima. Sebagai bagian dari KUA Pusaka Kecamatan Sukorejo, kami berharap buku Nahwu Qur’ani dengan kombinasi Metode Quantum dan Nahwu-Shorof praktis ini dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan umat, serta mempermudah siapa saja yang ingin memperdalam ilmu agama langsung dari sumber aslinya,” ungkap Abdul Basit dengan penuh rasa syukur.

Dengan menembus pasar best seller, kehadiran buku karya Kepala KUA Pusaka Sukorejo ini diharapkan mampu memantik semangat literasi keagamaan yang lebih kuat di wilayah Pasuruan, sekaligus menginspirasi para aparatur sipil negara (ASN) lainnya untuk terus berkarya demi kemaslahatan masyarakat. (J66/Red)

23 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →