Tingkatkan Kebersihan, DLH Lumajang Gencarkan Edukasi Pilah Sampah dari Rumah

Admin · 26 Mei 2026, 16:58 WIB · 12 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Tingkatkan Kebersihan, DLH Lumajang Gencarkan Edukasi Pilah Sampah dari Rumah

LUMAJANG, (java66news.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan sampah di wilayahnya. Masyarakat diajak untuk mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan non-organik langsung dari rumah tangga sebagai langkah strategis menjaga kebersihan lingkungan.

Sekretaris DLH Kabupaten Lumajang, Agus Rohman Rozak, menekankan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab kolektif, bukan sekadar tugas petugas kebersihan. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya telah menyiapkan materi edukasi berupa flyer yang akan disebarluaskan kepada masyarakat.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Sudah kita buatkan flyer edukasi mengenai sampah organik dan non-organik agar masyarakat semakin paham. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Agus, Selasa (26/5/2026).

Agus menjelaskan bahwa sejak tahun 2022, DLH Lumajang telah menjalankan program Analisa Masyarakat Mandiri Sampah yang menunjukkan progres positif, terutama di wilayah perkotaan. Saat ini, di tingkat RW telah dibentuk petugas pemungut sampah serta pengembangan bank sampah.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya proses pemilahan dari sumbernya. Menurutnya, pemilahan yang konsisten dapat menurunkan volume sampah secara signifikan sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau sudah terbiasa memilah, timbulan sampah akan jauh berkurang. Sampah yang dipilah juga memiliki nilai ekonomis. Jika belum sempat dijual, masyarakat bisa menaruhnya di depan rumah sebagai ‘sedekah sampah’ untuk para pemulung,” jelasnya.

Data DLH menyebutkan bahwa komposisi sampah saat ini hampir seimbang, yakni 50 persen organik dan 50 persen non-organik. Apabila pengelolaan sampah non-organik dilakukan dengan optimal, hal ini dapat menjadi peluang ekonomi bagi warga sekaligus memperpanjang usia operasional TPA.

“Jika sampah dipilah dari sumbernya, ini sangat membantu menjaga kebersihan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan mengurangi beban yang masuk ke TPA,” pungkas Agus.

Melalui langkah ini, DLH Lumajang berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah mandiri akan terus meningkat demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.(Red)

12 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →