PASURUAN, (java66news.com) – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Abuyya M. Hasan Syaibah, membagikan sebuah pesan spiritual dan motivasi kehidupan yang mendalam kepada redaksi java66news.com pada Kamis (25/6/2026). Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya ketelatenan, kreativitas, serta keistiqamahan dalam menjalankan amalan-amalan kecil.
Abuyya M. Hasan Syaibah mengutip sebuah filosofi hidup berbunyi, “MAN TALATTANA NAALA MAA TAMANNA” yang berarti siapa yang telaten (konsisten dan sabar), maka ia akan memperoleh apa yang diciticakan Menurut Abuyya M. Hasan , merupakan esensi dari dawuh ulama besar Pasuruan, KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid).
Kreatif dan Terampil Menabung Amal
Dalam penyampaiannya, Abuyya menekankan bahwa menjalani kehidupan haruslah dibekali dengan keterampilan dan kreativitas, baik untuk urusan dunia maupun akhirat yang menjadi tujuan utama. Beliau mengingatkan agar umat tidak sekali-kali meremehkan amalan yang dianggap kecil hingga begitu mudah meninggalkannya.
“Padahal besarnya nilai amal itu dimulai dari yang kecil, yang jika terkumpul sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit. Amalan kecil itulah yang justru akan menopang jika amal besar kita tidak bisa menyelamatkan,” tutur Abuyya M. Hasan Syaibah mengutip pesan
Beliau juga menambahkan visualisasi tentang hari pembalasan, di mana orang-orang yang tidak ‘kreatif’ menabung amal kecil selama di dunia akan merasa iri dan menangis karena kekurangan stok amal. Apa yang disampaikan oleh Mbah Hamid melalui kasyaf-nya merupakan petunjuk berharga atas kejadian yang belum diketahui di masa depan.
Tips Amalan Hari Asyura (10 Muharram)
Selain pesan umum tentang ketelatenan, Abuyya juga membagikan tips amalan khusus dari para ulama untuk menyambut tanggal 10 bulan Muharram (Hari Asyura). umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
(Hasbunallah wa ni’mal wakeel ni’mal mawla wa ni’man naseer)
Amalan tersebut dibaca sebanyak 70 kali secara tepat (tidak lebih dan tidak kurang), kemudian disertai dengan doa sebanyak 7 kali.
“Insya Allah, barang siapa yang mengamalkannya dengan tulus, dalam tahun itu akan diberikan karunia panjang umur,” pungkasnya
Pesan spiritual ini menjadi pengingat yang menyejukkan bagi masyarakat, khususnya warga Pasuruan dan sekitarnya, untuk terus berbenah diri dan konsisten dalam kebaikan sekecil apa pun.(J66/Red)
