Selamatkan Masa Depan Generasi, 41 Anak Penderita Jantung Bawaan di Lumajang Jalani Skrining Kesehatan

Admin · 24 Mei 2026, 13:48 WIB · 17 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Selamatkan Masa Depan Generasi, 41 Anak Penderita Jantung Bawaan di Lumajang Jalani Skrining Kesehatan

LUMAJANG, (java66news.com) – Sebanyak 41 anak penderita kelainan Jantung Bawaan (PJB) di Kabupaten Lumajang mendapatkan harapan baru. Mereka menjalani pemeriksaan skrining kesehatan intensif hasil kolaborasi komunitas Adventur Makelar Surga (AMS) Lumajang bersama tim medis Rumah Sakit Siti Khotidjah Sepanjang.

Kegiatan bakti sosial kemanusiaan ini diselenggarakan di Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang, Sabtu (23/5/2026). Langkah ini menjadi upaya konkret untuk memetakan kesehatan sekaligus memberikan akses layanan medis bagi anak-anak yang membutuhkan.

Mengapa Skrining Ini Penting?

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Berdasarkan data yang dihimpun AMS, terdapat sekitar 260 pasien penderita kelainan jantung bawaan di 21 kecamatan se-Kabupaten Lumajang. Sebanyak 70 persen di antaranya berasal dari keluarga prasejahtera yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan spesialis.

Direktur Holding AUMKES PCM Sepanjang, DR. Muhammad Hamdan, dr. Sp.S(K), menegaskan bahwa deteksi dini adalah kunci. “Kelainan jantung pada anak harus segera dideteksi. Jika diabaikan, kondisi ini akan sangat mengganggu proses tumbuh kembang fisik maupun kecerdasan anak di masa depan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, beberapa tanda yang perlu diwaspadai orang tua meliputi warna kulit yang membiru, pertumbuhan badan yang melambat, serta anak yang mudah lelah atau napas terengah-engah meski hanya beraktivitas ringan.

Dukungan Pemerintah dan Komunitas

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada RS Siti Khotidjah Sepanjang yang telah menjembatani minimnya akses dokter spesialis jantung anak di Lumajang.

“Kami berusaha mengumpulkan mereka dalam satu komunitas agar bisa saling menguatkan. Kehadiran tim medis dari luar daerah ini sangat meringankan beban para orang tua,” ungkap Indah. Ia juga memberikan semangat kepada para orang tua agar tidak takut berobat, mengingat persentase kesembuhan anak dengan penanganan yang tepat sangatlah besar.

Pesan untuk Masyarakat

Ketua AMS Lumajang, Niken Susanti, mengajak seluruh orang tua penderita jantung bawaan untuk tetap tabah dan tekun dalam menjalani proses pengobatan. “Dukungan keluarga sangat besar pengaruhnya agar anak-anak kita bisa pulih, sehat, dan beraktivitas normal kembali,” pesan Niken.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi berbagai pihak untuk terus peduli terhadap kesehatan anak-anak di daerah, guna memastikan generasi penerus bangsa tumbuh dengan detak jantung yang sehat dan masa depan yang lebih cerah.(Red)

17 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →