PASURUAN java66news.com – Dalam upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal dan menyelaraskan lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, Bupati Pasuruan, HM. Rusdi Sutejo, secara resmi membuka acara ‘Career Day’ di SMKN 1 Bangil pada Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang bertajuk “Career Day: Menjembatani Talenta SMK/SMA/MA Sederajat Kabupaten Pasuruan Menuju Dunia Kerja” ini diselenggarakan dengan merangkul berbagai pihak, termasuk sektor swasta, guna memfasilitasi lulusan sekolah menengah dalam mencari peluang karier yang tepat.
Dalam sambutannya di atas podium yang berlatar belakang spanduk kegiatan, Bupati Rusdi Sutejo menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia industri.
“Pemerintah Daerah (Pemda) menyambut baik inisiatif seperti Career Day ini. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan lowongan pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mendekatkan lulusan baru (fresh graduates) dengan industri. Ini adalah langkah konkret kita bersama untuk terus mendorong ‘Pasuruan Bangkit’ dan meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui ketersediaan lapangan kerja,” ujar Bupati Rusdi Sutejo di hadapan para peserta dan undangan.
Bupati juga mengapresiasi keikutsertaan sejumlah perusahaan besar dalam acara ini. Pada backdrop panggung, terlihat logo beberapa perusahaan, di antaranya Mayora, PT Indolakto, Organon, serta lembaga keuangan seperti BTPN dan Radar Bromo sebagai mitra media.
Hadir pula dalam acara tersebut jajaran pejabat dinas terkait, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa dari berbagai lembaga pendidikan setingkat SMK, SMA, dan MA di Kabupaten Pasuruan yang antusias mengikuti kegiatan. Kehadiran Wakil Bupati Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, juga terlihat dalam visualisasi spanduk dukungan di panggung.
Sebagai bagian dari perayaan momentum, acara Career Day ini juga terlihat dikaitkan dengan rangkaian peringatan HUT ke-1097 Kabupaten Pasuruan, seperti tercantum dalam logo ‘Pemerintah Kabupaten Pasuruan 1097 di lokasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pasuruan dapat semakin ditekan, dan para lulusan muda mendapatkan bimbingan serta akses langsung ke lapangan pekerjaan yang sah dan bermartabat. (Ebs/Puj)
