Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Siswa SDN Kalipang 1 Praktik Kolase Daun Kering Bersama WIJABA

Admin · 30 Okt 2026, 09:48 WIB · 21 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Siswa SDN Kalipang 1 Praktik Kolase Daun Kering Bersama WIJABA

PASURUAN — java66news.com Ruang kelas 5 SDN Kalipang 1 tampak semarak dan penuh antusiasme pada Jumat pagi, 30 Oktober 2026. Sebanyak 47 peserta didik yang terdiri dari siswa-siswi kelas 4 dan 5 mengikuti dengan seksama kegiatan edukasi lingkungan yang diselenggarakan oleh lembaga WIJABA (The World is Just a Book Away atau “Dunia Hanya Sejauh Sebuah Buku”).

Kegiatan pembelajaran interaktif yang memasuki Modul 3 ini menghadirkan Kak Vivi selaku fasilitator utama. Guna memberikan pengalaman belajar dan pelayanan terbaik bagi para peserta didik, kegiatan ini didukung penuh dengan pemanfaatan fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) di dalam ruang kelas. Melalui layar sentuh interaktif berteknologi modern tersebut, materi mengenai pengenalan satwa langka dan panduan pembuatan karya seni dapat ditampilkan secara visual, dinamis, dan lebih menarik bagi anak-anak.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Didampingi oleh para wali kelas, proses belajar dikemas secara kreatif melalui praktik langsung pembuatan karya seni kolase dengan memanfaatkan bahan-bahan alam di sekitar lingkungan sekolah, seperti daun kering dan lem kertas. Para siswa tampak bersemangat menyusun helai demi helai daun kering menjadi bentuk replika fauna yang dilindungi.

Dalam pemaparannya, Kak Vivi menjelaskan bahwa pemilihan tema kolase hewan langka bertujuan untuk menanamkan kepedulian ekologis sejak dini sekaligus melatih motorik halus dan kreativitas anak-anak.

“Melalui pembuatan kolase hewan langka ini, kami ingin anak-anak tidak hanya belajar berkarya secara seni, tetapi juga mulai mengenal dan tumbuh rasa cintanya terhadap satwa langka serta kelestarian alam di sekitar mereka,” ungkap Kak Vivi di sela-sela mendampingi siswa, Jumat (30/10/2026).

Terpisah, Kepala SDN Kalipang 1, Ika Prasurya Fadliastuti, M.Pd., saat dikonfirmasi oleh java66news.com menyampaikan bahwa optimalisasi sarana digital seperti IFP merupakan wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, integrasi teknologi modern dengan kegiatan ko-kurikuler berbasis pelestarian lingkungan ini sangat strategis untuk membentuk karakter peserta didik yang kreatif dan peduli bumi sejak usia sekolah dasar.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk peserta didik, salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas IFP dalam setiap kegiatan pembelajaran interaktif. Kolaborasi bersama WIJABA ini membuktikan bahwa pembelajaran yang memadukan teknologi modern dan kreativitas seni terbukti efektif menstimulasi daya pikir, kolaborasi, serta kesadaran lingkungan anak-anak kita,” ujar Ika Prasurya Fadliastuti.

Selama kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, para wali kelas kelas 4 dan 5 tampak aktif mendampingi serta membantu 47 peserta didik merangkai daun kering menjadi karya seni kolase yang bernilai estetika tinggi. Suasana belajar yang menyenangkan ini ditutup dengan sesi pameran karya sederhana dan dokumentasi bersama seluruh peserta.(Ebs/Puj)

21 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *