MALANG – (java66news.com) Semangat untuk terus bertumbuh dalam menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan oleh SMPN 1 Bangil. Pada Selasa (26/5/2026), tim Adiwiyata SMPN 1 Bangil melakukan kunjungan studi tiru ke SMPN 10 Malang, sekolah yang telah menyandang predikat bergengsi sebagai ASEAN Eco School.
Kunjungan ini merupakan upaya strategis untuk mengadopsi praktik terbaik (best practice) dalam pengelolaan lingkungan sekolah yang berkelanjutan. Dalam kunjungan tersebut, tim SMPN 1 Bangil yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala SMPN 1 Bangil, Dra. Hj. Nurul Choironi, M.Pd., mendalami berbagai inovasi yang telah diterapkan SMPN 10 Malang, mulai dari manajemen pengelolaan sampah, konservasi energi, hingga integrasi kurikulum berbasis lingkungan.
Selaras dengan misi peningkatan kualitas tersebut, tim SMPN 1 Bangil menanamkan filosofi semangat industri yang diadaptasi dalam kerja tim untuk mencapai target Adiwiyata:
Honda “One Heart” (Satu Hati): Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf, bergerak dengan satu visi dan satu hati untuk berkomitmen penuh menjaga kelestarian lingkungan. Tanpa sinergi “satu hati”, program lingkungan tidak akan berjalan berkelanjutan.
Suzuki “Inovasi Tiada Henti”: Lingkungan sekolah tidak boleh stagnan. SMPN 1 Bangil bertekad untuk terus melakukan inovasi tiada henti dalam pengelolaan sarana prasarana ramah lingkungan, sebagaimana yang dicontohkan oleh SMPN 10 Malang.
Yamaha “Semakin di Depan”: Dengan mengadopsi sistem ASEAN Eco School, SMPN 1 Bangil berupaya untuk menempatkan diri sebagai pelopor sekolah berwawasan lingkungan yang “semakin di depan” dalam memberikan edukasi karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.
Plt Kepala SMPN 1 Bangil, Dra. Hj. Nurul Choironi, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah langkah nyata untuk membawa perubahan positif. “Kami belajar banyak dari SMPN 10 Malang. Dengan semangat One Heart, inovasi yang terus mengalir, dan tekad untuk selalu di depan dalam prestasi lingkungan, kami yakin budaya peduli lingkungan di SMPN 1 Bangil akan semakin mengakar kuat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala SMPN 10 Malang, Nunik Setyaningsih, S.Pd., MM, menyambut hangat kedatangan rombongan. Kepada java66news.com, Nunik menyatakan bahwa keberhasilan sebuah sekolah dalam program Adiwiyata sangat bergantung pada kolaborasi dan konsistensi seluruh ekosistem sekolah. Ia berharap silaturahmi ini dapat menjadi motivasi bersama dalam mencetak generasi yang mencintai lingkungan di masa depan.
Studi tiru ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi tim Adiwiyata SMPN 1 Bangil dalam mengimplementasikan kebijakan sekolah yang tidak hanya bersih, tetapi juga edukatif dan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur.(Red)
