JAKARTA, (java66news.com) – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, S.I.K., secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) VI Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP Polri) tahun 2026, Jumat (15/5/2026). Hadir di JS Luwansa Hotel Jakarta, Komjen Pol Karyoto membuka perhelatan akbar tersebut mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutannya, Kabaharkam menyampaikan pesan khusus dari Kapolri kepada seluruh keluarga besar putra-putri Polri yang hadir dari berbagai penjuru tanah air.
Pesan Kapolri: Soliditas dan Pengabdian
Membacakan amanat Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komjen Pol Karyoto menegaskan bahwa KBPP Polri merupakan organisasi tunggal keluarga besar putra-putri Polri yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik institusi Bhayangkara.
“Saya hadir di sini mewakili Bapak Kapolri untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KBPP Polri. Beliau berharap melalui Munas VI ini, terpilih kepengurusan yang mampu membawa organisasi lebih modern dan terus bersinergi dengan Polri dalam menyukseskan program-program pemerintah,” ujar Komjen Pol Karyoto di hadapan para peserta.
Peran Strategis di JS Luwansa
Pemilihan JS Luwansa Hotel sebagai saksi sejarah Munas VI ini menjadi momentum bagi KBPP Polri untuk merumuskan langkah strategis lima tahun ke depan. Agenda utama Munas kali ini meliputi evaluasi program kerja serta pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat untuk masa bakti 2026-2031.
Ketua Umum KBPP Polri, Dr. Evita Nursanty, dalam laporannya menyatakan kesiapan organisasi untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung visi Polri yang Presisi, sebagaimana arahan yang disampaikan oleh Kabaharkam.
Dukungan Mitra Nasional
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai mitra strategis yang selama ini bersinergi dengan KBPP Polri. Dukungan penuh terlihat dari kehadiran SIG (Semen Indonesia Group), Bank BRI, Bank BNI, dan Mayora yang turut menyukseskan jalannya acara di jantung ibu kota tersebut.
Munas VI KBPP Polri ini direncanakan berlangsung hingga Sabtu, 16 Mei 2026, dengan agenda sidang-sidang komisi untuk menetapkan garis-garis besar haluan organisasi ke depan.(Red)
