Lantik Pengurus IKAPETE 2026–2030, Gus Kikin Minta Alumni Jaga Khidmah NU dan Tebuireng hingga Tingkat Global

Admin · 27 Sep 2026, 14:50 WIB · 48 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Lantik Pengurus IKAPETE 2026–2030, Gus Kikin Minta Alumni Jaga Khidmah NU dan Tebuireng hingga Tingkat Global

JOMBANG — java66news.com Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), secara resmi melantik Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) masa khidmah 2026–2030. Prosesi pelantikan tersebut digelar berangkaian dengan agenda pengajian rutin di Masjid Pondok Putra Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (26/9/2026).

Dalam perhelatan tersebut, Gus Kikin meminta para alumni untuk senantiasa memperkuat sinergi silaturahim serta menjaga khidmah kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng hingga ke tingkat global.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Gus Kikin menyampaikan apresiasi atas capaian IKAPETE pada periode pertama (2022–2026) yang dinilai sukses membangun fondasi jaringan keorganisasian yang kokoh. Saat ini, IKAPETE telah berkembang pesat hingga memiliki 84 Pengurus Cabang (PC), 2 PC Khusus, serta 19 Pengurus Wilayah (PW), termasuk kepengurusan di luar negeri seperti Mesir dan Arab Saudi.

“Satu perkembangan yang sangat luar biasa. Ini periode kedua, 2026–2030, mudah-mudahan berkembang terus. Perkembangan ini menunjukkan hal positif, bagaimana kita membangun ukhuwah dan melanjutkan khidmah peninggalan Hadratussyaikh, baik di NU maupun Pesantren Tebuireng,” ujar Gus Kikin.

Selain itu, Gus Kikin menyoroti kiprah alumni Tebuireng yang kini memegang peranan strategis di struktur Nahdlatul Ulama, baik di jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur maupun persiapan keterlibatan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada masa mendatang.

Menanggapi tantangan dan dinamika global yang dibayangi ketidakseimbangan ekonomi serta politik, Ketua Umum PBNU tersebut mengimbau seluruh alumni untuk membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai pijakan solutif.

“Kondisi global sedang tidak seimbang, baik ekonomi maupun politik. Yang memiliki keseimbangan itu adalah apa yang dijalankan umat Islam yang paham Ahlussunnah wal Jama’ah. Saya berharap IKAPETE berkembang selaras dengan NU untuk menghadapi masalah kemanusiaan hingga ekonomi, baik di tingkat lokal maupun global,” tegasnya.

Rangkaian acara pelantikan tersebut ditutup dengan doa bersama. Besar harapan agar kepengurusan baru IKAPETE periode 2026–2030 mampu menjalankan roda organisasi secara progresif dan memberikan kemaslahatan nyata bagi alumni, pesantren, agama, serta bangsa Indonesia.(Ebs/Puj)

48 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *