PASURUAN — java66news.com Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara ilmu dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat pada Rabu (23/9/2026).
Dalam pesan keagamaan yang disampaikannya, Abuyya M. Hasan Syaibah mengibaratkan ilmu layaknya deretan lampu perkotaan atau jutaan bintang di langit. Namun, keberadaan ilmu tersebut baru terasa gunanya ketika memancarkan sinar, yang diartikan sebagai adab dan akhlak.
“Seberapa tinggi ilmunya, jika tidak dihiasi adab, maka kecerdasan, prestasi, dan keilmuan seolah tidak berarti. Tetapi jika ilmu dan akhlak berjalan harmonis, tak ubahnya rembulan dan bintang yang tetap bersinar meski terhalang mendung,” ungkapnya.
Beliau memprihatinkan fenomena sosial masa kini, di mana sejumlah tokoh dan figur publik kehilangan wibawa akibat cara bicara yang arogan serta tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai keilmuan. Menurutnya, tingginya latar belakang pendidikan hingga gelar profesor tidak otomatis menjamin seseorang memiliki adab yang baik.
Sebaliknya, orang yang senantiasa menjaga tutur kata, kesopanan, dan budi pekerti luhur akan selalu dihormati oleh lingkungan sekitarnya. Beliau meneladani Nabi Muhammad SAW yang diangkat menjadi Rasul terbaik dan kekasih Allah (Al-Habib) terutama karena keagungan akhlaknya, bukan semata faktor nasab atau garis keturunan.
Melalui nasihat ini, Abuyya M. Hasan Syaibah mengajak masyarakat umum serta para pemangku kepentingan untuk mengedepankan kesantunan dan akhlak mulia di atas pencapaian intelektual semata. (SNA/Ebs)
