Dukung Kelancaran Logistik dan Pengawasan, Pelindo Sosialisasi Layanan Pemindai Petikemas di Surabaya

Admin · 18 Sep 2026, 23:37 WIB · 42 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Dukung Kelancaran Logistik dan Pengawasan, Pelindo Sosialisasi Layanan Pemindai Petikemas di Surabaya

SURABAYA, java66news.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggelar sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada para pengguna jasa dan asosiasi logistik di Jawa Timur. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan efisiensi pemeriksaan barang serta memperkuat keamanan rantai pasok nasional di kawasan pelabuhan.

Sosialisasi yang berlangsung secara bertahap di Ruang Toba, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) tersebut ditujukan kepada tiga asosiasi utama, yakni Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur pada 10 September 2026, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur pada 15 September 2026, serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur pada 16 September 2026.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Penerapan teknologi pemindai petikemas ini merupakan bentuk dukungan nyata Pelindo terhadap tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mengawasi keluar-masuknya komoditas ekspor maupun impor secara lebih efektif.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menyampaikan bahwa hadirnya layanan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pelayanan pelabuhan, tetapi juga penguatan fungsi pengawasan dan keamanan.

“Melalui layanan ini, kami ingin mendukung upaya pemerintah, khususnya Bea Cukai, dalam memastikan keamanan komoditas yang didistribusikan melalui pelabuhan. Sosialisasi ini penting agar seluruh pengguna jasa memahami mekanisme layanan yang diterapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif, mendukung pengawasan, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok nasional,” ujar Purwanto.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman lengkap mengenai prosedur operasional layanan alat pemindai petikemas, simulasi pelaksanaan yang melibatkan koordinasi dengan pihak Bea Cukai, serta sesi diskusi interaktif untuk menampung masukan dari para pelaku usaha.

Selain jajaran pengurus dan anggota GINSI, ALFI/ILFA, serta GPEI Jawa Timur, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan instansi terkait, di antaranya Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur.

Melalui integrasi teknologi dan sinergi antar-pemangku kepentingan ini, TPS dan Pelindo berharap layanan pemindai petikemas dapat mendorong terwujudnya sistem logistik nasional yang aman, andal, efektif, dan berdaya saing tinggi.(Edy/Ebs)

42 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *