PASURUAN, java66news.com – Peran komite sekolah lazimnya sebatas menghadiri rapat, memberikan masukan, atau menandatangani dokumen administrasi. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Sucipto, Pengurus Komite Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngadirejo I Tutur, Kabupaten Pasuruan. Ia membuktikan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan bertindak sebagai sopir kendaraan antar-jemput siswa secara sukarela tanpa memungut bayaran.
Aksi sosial ini telah berlangsung sejak program kendaraan antar-jemput diluncurkan hingga sekarang. Hal ini dilakukan untuk membantu para murid dan orang tua murid yang menghadapi tantangan akses transportasi di kawasan pegunungan Kecamatan Tutur. Kondisi geografis yang berbukit serta ancaman cuaca buruk, khususnya saat musim hujan, kerap menjadi hambatan fisik bagi para siswa untuk tiba di sekolah tepat waktu dan secara aman.

“Kalau memang bisa membantu sekolah dan anak-anak, kenapa tidak dilakukan,” ujar Sucipto saat ditemui mengenai alasannya mengabdi tanpa honor khusus.
Langkah ini berawal dari sinergi dan komunikasi intensif antara pihak Komite Sekolah dan Kepala SDN Ngadirejo I Tutur, Risdiyan Tri Wahyudi, M.Pd. Kedua pihak menyepakati bahwa program sekolah tidak boleh berhenti sebatas perancangan di atas kertas, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata demi memecahkan masalah operasional harian peserta didik.
Kepada java66news.com pada Jumat (18/9/2026), Kepala SDN Ngadirejo I Tutur, Risdiyan Tri Wahyudi, M.Pd., menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai dukungan komite seperti Sucipto sebagai modal sosial yang sangat berharga. Pihak sekolah memosisikan komite bukan sekadar pelengkap struktur administrasi, melainkan mitra strategis untuk berinovasi dan menghadirkan solusi bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran layanan antar-jemput gratis ini memberikan dampak langsung bagi keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar. Bagi para siswa, fasilitas ini mempermudah mobilitas harian dari rumah menuju sekolah. Sementara bagi para orang tua, keberadaan layanan ini memberikan rasa aman dan tenang terkait keselamatan anak-anak mereka selama perjalanan.(Ebs/Puj)
