PASURUAN java66news.com – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah AL-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya tadabur alam, menjaga keseimbangan hidup, serta berbaur dengan masyarakat pada Kamis (10/9/2026).
Melalui pesan keagamaan tersebut, Abuyya M. Hasan Syaibah mengibaratkan kehidupan manusia seperti hiu paus di lautan dalam. Meskipun memiliki tugas menjaga ekosistem laut, hewan tersebut sesekali muncul ke permukaan untuk menghirup oksigen guna menghimpun kekuatan kembali.
“Manusia tidak seharusnya selalu berada dalam rutinitas wajib dengan konsentrasi tinggi yang menguras energi. Allah SWT menciptakan alam semesta yang begitu indah untuk dilihat, dinikmati, disyukuri, dan ditafakuri agar semakin menguatkan iman serta keyakinan akan keagungan-Nya,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah.
Ia menekankan pentingnya meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat atau melakukan rihlah (rekreasi) santai. Langkah ini dinilai efektif untuk merenggangkan otot dan menyegarkan pikiran agar seseorang dapat kembali menjalankan aktivitas rutin dengan kondisi yang lebih optimal.
Selain rekreasi, Abuyya M. Hasan Syaibah mengingatkan agar masyarakat tidak merasa tabu atau berdosa ketika berbaur dan bertemu dengan elemen masyarakat yang memiliki beragam adat, budaya, serta tradisi. Menurutnya, keanekaragaman merupakan sunnatullah yang sudah menjadi kehendak (irodah) dan takdir Allah SWT.
“Semua tergantung niat, maksud, dan tujuannya. Beragama dan berilmu itu indah, semua ada solusinya. Apapun bisa menjadi ibadah jika niatnya tertata dengan baik,” pungkasnya.(SNA/Ebs)
