PASURUAN, (java66news.com) – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima dan inklusif, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pasuruan menggelar workshop Public Speaking di Lab Studio MAN Insan Cendekia (IC) Pasuruan, Rabu (13/05/2026).
Acara ini menghadirkan pakar komunikasi ternama, Tino Salim, sebagai narasumber utama untuk membekali para petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dari berbagai tingkatan, mulai dari Kankemenag, KUA, hingga Satker di lingkungan Kabupaten Pasuruan.
Komunikasi sebagai Kunci Pelayanan Excellent
Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Pasuruan, H. Achmad Shampton, S.HI, M.Ag, atau yang akrab disapa Gus Shampton, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan public speaking bagi setiap aparatur sipil negara (ASN), khususnya mereka yang berada di garda terdepan pelayanan.
“Kita butuh belajar public speaking agar mampu berkomunikasi secara efektif dengan masyarakat luas. Bagaimana cara kita menyampaikan informasi mencerminkan profesionalitas lembaga,” ujar Gus Shampton di hadapan para peserta.
Meneladani Sayyidina Umar: Pelayanan Tanpa Sekat
Lebih lanjut, Gus Shampton mengajak seluruh jajarannya untuk mengubah pola pikir (mindset) menjadi seorang pelayan masyarakat atau khodimul ummah. Ia memberikan tamsil inspiratif dari sosok sahabat Nabi, Sayyidina Umar bin Khattab.
“Kita ambil contoh Sayyidina Umar bin Khattab. Melalui perilaku dan komunikasi yang tepat, beliau mampu menjadikan orang bisa masuk Islam. Perilaku adalah bagian dari komunikasi itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga mewanti-wanti agar petugas PTSP tidak bersikap diskriminatif dalam memberikan pelayanan.
> “Semua tamu wajib dihormati dan diperlakukan dengan baik. Tidak boleh pilih-pilih dalam memberikan pelayanan, termasuk mampu memberikan pelayanan pada disabilitas,” tambahnya.
>
Menuju Standar Pelayanan Dunia
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Subbag TU, Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag,.M.Si dan Plt Kepala MAN IC Pasuruan, H. Nasrudin ini diharapkan mampu mendorong Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan mencapai standar pelayanan yang excellent.
Dengan teknik komunikasi yang diajarkan oleh Tino Salim, para peserta diharapkan tidak hanya cakap dalam berbicara, tetapi juga mampu membangun empati dan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan jasa layanan di Kementerian Agama.
Acara berlangsung interaktif di Lab Studio MAN IC yang representatif, menandai komitmen Kemenag Pasuruan dalam bertransformasi menuju birokrasi yang lebih melayani dan komunikatif.(Red)
