PASURUAN, (java66news.com) – Dalam upaya menjamin kesehatan dan kenyamanan jamaah saat beribadah, tim gabungan yang terdiri dari tenaga kesehatan Puskesmas Grati dan Penyuluh Agama Islam KUA Grati melaksanakan kegiatan Inspeksi Kebersihan Lingkungan (IKL) di sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan IKL kali ini menyasar tiga titik utama, yakni Masjid Al-Anwar di Tanah Celeng, Desa Plososari yang dipimpin oleh Ketua Takmir Ustad Sodiq; Masjid Al-Abror di Dusun Tangkis, Desa Karanglo dengan Ketua Takmir H. Taminulloh; serta Masjid Roudhotul Muttaqin di Tegalan 3, Desa Kalipang yang dipimpin oleh M. Munib.
Turut hadir dalam pendampingan tersebut petugas sanitarian dari Puskesmas Grati, Siti Qomariyah, serta Koordinator Kecamatan (Korcam) Penyuluh Agama Islam KUA Grati, Syaefulloh, S.Pd.I.
Standar Kebersihan dan Sanitasi Masjid
Dalam arahannya, Syaefulloh, S.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan tempat ibadah memenuhi standar kesehatan lingkungan yang layak.
“Kami memberikan edukasi kepada para pengelola takmir masjid mengenai pentingnya menjaga kebersihan tempat wudhu, toilet, serta sirkulasi udara di dalam ruang utama masjid. Masjid yang bersih tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga memberikan ketenangan dan kesehatan bagi para jamaah,” ujar Syaefulloh kepada java66news.com.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara aspek religi dan kesehatan lingkungan harus berjalan beriringan agar masjid menjadi pusat peradaban yang sehat bagi masyarakat.
Dukungan Penuh dari KUA Grati
Sementara itu, Kepala KUA Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, S.Ag., M.Pd.I, kepada java66news.com menjelaskan bahwa program IKL ini merupakan bagian dari komitmen KUA untuk mendukung Gerakan Masjid Bersih dan Sehat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah para takmir yang proaktif dalam menjaga kebersihan rumah Allah. Pihak KUA melalui penyuluh agama akan terus melakukan pendampingan agar seluruh masjid di wilayah Grati memiliki manajemen kebersihan yang baik,” jelas H. Akhmad Jamaluddin.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi dengan pihak Puskesmas Grati menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan adanya tinjauan teknis dari petugas kesehatan, diharapkan masjid-masjid di Kecamatan Grati bisa menjadi percontohan bagi lingkungan sekitar dalam hal penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Pihak takmir dari ketiga masjid tersebut menyambut baik kehadiran tim IKL dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti beberapa catatan teknis terkait peningkatan fasilitas sanitasi demi kenyamanan bersama.(Red)
