Aplikasi “BIMA” KBM Terasa Lebih Relevan Dengan Kebutuhan Zaman

Admin · 23 Apr 2026, 17:23 WIB · 9 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Aplikasi “BIMA” KBM Terasa Lebih Relevan Dengan Kebutuhan Zaman

SITUBONDO, (java66news.com)- Inovasi pembelajaran digital di tingkat sekolah dasar kembali menunjukkan dampak nyata melalui terobosan yang dikembangkan oleh Kepala SD Negeri 2 Baderan, Noval Abdillah. Melalui aplikasi BIMA (Bahan Ajar Interaktif, Media Pembelajaran, dan Asesmen Berbasis Android), proses belajar mengajar kini terasa lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Aplikasi ini tidak hanya menjadi wadah materi, tetapi juga mengintegrasikan media pembelajaran dan sistem asesmen dalam satu platform yang mudah diakses. Kehadiran BIMA memberi manfaat besar, mulai dari penyediaan bahan ajar yang lebih variatif, interaktif, hingga kemudahan dalam pelaksanaan evaluasi belajar secara digital.

 

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Dari sisi pengajar, BIMA mendorong peran guru menjadi semakin maksimal. Guru dapat menyesuaikan bahan ajar dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, sehingga pembelajaran tidak lagi bersifat satu arah. Selain itu, proses penyusunan materi hingga pelaksanaan asesmen menjadi jauh lebih efisien. Guru tidak perlu lagi mengelola banyak perangkat atau dokumen terpisah karena semua telah terintegrasi dalam satu aplikasi, sehingga waktu dan tenaga dapat dialihkan untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan siswa.

 

Sementara itu, siswa menjadi pihak yang paling merasakan dampak positifnya. Pembelajaran yang disajikan melalui perangkat Android terasa lebih dekat dengan keseharian mereka. Materi yang interaktif membuat siswa lebih tertarik dan tidak mudah bosan, bahkan beberapa siswa mengaku lebih antusias mengikuti pembelajaran karena tampilannya menyerupai aplikasi yang biasa mereka gunakan. Proses asesmen pun tidak lagi menegangkan, melainkan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan.

 

Dukungan juga datang dari orang tua yang merasakan kemudahan dalam memantau perkembangan belajar anak. Melalui BIMA, hasil asesmen dapat diakses secara langsung, sehingga orang tua tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui capaian belajar. Transparansi ini membantu orang tua untuk lebih terlibat dalam proses pendidikan anak, sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara sekolah dan keluarga.

 

Dengan berbagai manfaat tersebut, BIMA tidak sekadar menjadi inovasi teknologi, tetapi juga solusi nyata yang menjembatani kebutuhan guru, siswa, dan orang tua dalam ekosistem pembelajaran modern. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi yang tepat dapat menciptakan proses belajar yang lebih efektif, efisien, dan menyenangkan bagi semua pihak.(Red)

9 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →