Menjelang Harlah Ke-2, GEBRAQ “Hasan Al-Maliky” 2 Yudomulyo Konsisten Berantas Buta Aksara Al-Qur’an Secara Gratis

Admin · 3 Mei 2026, 06:59 WIB · 30 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Menjelang Harlah Ke-2, GEBRAQ “Hasan Al-Maliky” 2 Yudomulyo Konsisten Berantas Buta Aksara Al-Qur’an Secara Gratis

BANYUWANGI (java66news.com) – Kesempatan berharga untuk memperbaiki diri sering kali tidak datang dua kali. Semangat itulah yang terus dipompa oleh Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an (GEBRAQ) “Hasan Al-Maliky” 2 Yudomulyo dalam membina umat melalui program belajar mengaji tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-2 yang jatuh pada Selasa Wage, 16 Juni 2026 mendatang (bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H), lembaga ini semakin memperkuat komitmennya dalam melayani masyarakat, khususnya di wilayah Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Dua Titik Pembelajaran

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Saat ini, GEBRAQ “Hasan Al-Maliky” 2 beroperasi di dua lokasi strategis:

Kelompok I: Bertempat di Pesantren yang beralamatkan di depan SMP PGRI Yudomulyo.

Kelompok II (Khusus Bapak-bapak): Bertempat di kediaman Prabon Kakung Daiman / Mbok Aminah, sebelah selatan Balai Dusun Yudomulyo.

Pengasuh GEBRAQ “Hasan Al-Maliky”, Kang Itong, menekankan pentingnya mengambil peluang selagi sehat dan sempat.

“Jangan pernah meremehkan kesempatan yang datang, karena mungkin itulah momen terbaik yang diberikan. Mumpung masih diberi umur panjang dan kesehatan, mari gunakan untuk belajar membaca Kalam Allah,” ungkapnya.

Fasilitas Istimewa untuk Santri

Menariknya, meskipun program ini sepenuhnya GRATIS, fasilitas yang diberikan kepada para santri sangat memadai. Di Kelompok II yang diikuti oleh bapak-bapak, selain bimbingan mengaji, pengelola juga menyiapkan fasilitas penunjang seperti akses Wi-Fi, kopi, rokok, hingga asupan gizi secara sukarela.

“Kami ingin memuliakan para santri. Digratiskan saja terkadang masih banyak yang enggan datang, apalagi jika harus membayar. Maka dari itu, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik tanpa beban biaya apa pun,” tambah Kang Itong.

Membuka Peluang Investasi Akhirat

Keberlangsungan program ini tentu tidak lepas dari peran para donatur yang peduli terhadap literasi Al-Qur’an. Kang Itong mengakui bahwa mencari dukungan finansial bukanlah perkara mudah, namun pihaknya terus bergerak secara personal untuk mengajak para dermawan “berinvestasi akhirat.”

Melalui momentum Harlah ke-2 ini, GEBRAQ “Hasan Al-Maliky” 2 kembali mengetuk pintu hati para dermawan untuk ikut serta dalam gerakan dakwah ini. Sedekah jariyah yang diberikan akan langsung disalurkan untuk menopang kebutuhan operasional belajar mengaji para santri.

Bagi masyarakat atau donatur yang ingin berkontribusi atau ikut bergabung belajar mengaji, dapat langsung mendatangi lokasi pembelajaran di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu.(Red)

30 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →