LEKOK java66news.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lekok menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin Angkatan XXX di Balai Nikah KUA Lekok pada Rabu, 30 September 2026. Sebanyak 18 pasang calon pengantin mengikuti kegiatan pembekalan tersebut untuk mempersiapkan diri menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.

Kepala KUA Kecamatan Lekok, H. Rakhmad, S.Ag., membuka acara secara resmi sekaligus memberikan pengarahan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pernikahan merupakan bentuk ibadah sekaligus amanah yang menuntut komitmen tinggi serta kesiapan mature dari kedua belah pihak. Menurutnya, pondasi rumah tangga tidak hanya berpijak pada rasa cinta, melainkan membutuhkan komunikasi yang efektif, rasa saling memahami, tanggung jawab, serta kemauan untuk bertumbuh bersama.

Selama kegiatan berlangsung, para Penyuluh Agama Islam KUA Lekok memberikan materi secara edukatif dan interaktif. Pembekalan mencakup berbagai topik krusial, seperti:
Persiapan Kehidupan Berkeluarga & Nilai Agama: Penanaman fondasi spiritual serta pemahaman peran agama dalam menjaga ketahanan keluarga.
Hak dan Kewajiban Suami Istri: Pembagian peran yang adil dan seimbang dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.

Komunikasi & Pengelolaan Konflik: Keterampilan menyampaikan pendapat secara efektif, mendengarkan pasangan, serta menyelesaikan persoalan secara konstruktif dan bijaksana.
Membangun Hubungan Harmonis: Penumbuhan sikap saling menghargai, terbuka, dan sabar dalam menghadapi perbedaan karakter.
Para peserta diberi ruang untuk berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pandangan mengenai potensi tantangan pascanikah. Suasana interaktif ini memungkinkan calon pengantin memperoleh wawasan praktis yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program Bimwin Angkatan XXX ini diselenggarakan sebagai langkah konkret KUA Lekok dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat. Melalui pembekalan komprehensif ini, calon pengantin diharapkan memiliki kesiapan mental, pengetahuan, dan keterampilan sosial yang kuat.
Inisiatif ini menjadi upaya berkelanjutan KUA Lekok untuk menekan potensi konflik rumah tangga serta mendorong terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.(Ebs/Puj)
